Seven (On-Going)

Seven (On-Going)

  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing1h 5m
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 21, 2021
Aliah had a childhood friend and she had a crush on her friend but when she was a kid she loss a little in her memory and comatose 4 months. kasama sa nawala sa memorya niya ang childhood friend niya. but she promised in herself that she wouldn't never have a boyfriend kung hindi niya magiging boyfriend ang childhood friend/crush niya. So she did everything to remember his friend she succeed to remember everything but his friend don't remember her, so she decided to forget about her friend. But one day his friend started to court her and confess feelings to her. Mag kakatuluyan kaya sila? or they will end up forgetting each other? Started: 09/13/20 Ended: ?/?/?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Aku Tunggu Tanpa Janji
  • Unspoken Things
  • Gemintang
  • My Two~Way Lovelife [COMPLETED]
  • Assalamualaikum Ustazah, KAHWINI SUAMIKU.
  • Unrequited Love
  • Once Upon His Deal [•COMPLETED•]
  • TAKDIR KITA ?

| POV ABANG KEDAI 📖 Sinopsis: Aku bukan siapa-siapa. Hanya pekerja biasa di sebuah kedai makan kecil. Tapi entah kenapa, sejak hari pertama dia datang dengan keluarganya. Aku rasa waktu aku mula bergerak ikut dia, bukan ikut jam dinding dapur. Dia selalu duduk di meja yang sama. Selalu dengan cara dia tunduk bila senyum. Dan aku, dari balik pintu dapur atau sambil bancuh air, tak pernah gagal perhati. Aku tak tahu nama dia. Tapi aku tahu suara dia bila pesan air suam. Aku tahu cara dia gelak bila main dengan adik dia. Aku tahu dia muncung bila tak puas hati dan aku jatuh hati pada semua tu. Kawan-kawan aku selalu perli. "Kalau suka, tegurlah." Tapi aku cuma senyum. Tegur macam mana, kalau aku sendiri pun takut bayang dia hilang bila aku terlalu dekat? Ini bukan cinta biasa. Ini tentang aku, yang hanya mampu jatuh hati dari jauh dan berharap, satu hari nanti bila dia datang lagi, aku ada cukup berani untuk kata "Saya tunggu awak, sejak lama dulu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines