Dia, gadis pencinta hujan namun sangat takut dengan suara petir.
Dia, sangat menyukai langit hingga pernah bermimpi memiliki sayap untuk bisa terbang bersama burung-burung melintasi cakrawala diatas sana.
Dia, mencintai pantai menyukai deburan ombaknya setiap ombak itu menabrak karang.
Dia, hampir menghabiskan sebagian waktunya duduk dibawah pohon besar dibelakang rumahnya mengagumi sosok matahari yang selalu menyinari tanpa meminta balas apapun.
Dia adalah Rainata, sosok gadis yang penyayang, lembut, tomboi, jago beladiri, dan rajin berolahraga, tak heran jika body nya ramping bak model dengan wajah yang berparas cantik membuat dirinya selalu dipuja oleh kaum lelaki, namun tak ada yang tahu bahwa sosok Rainata sangat takut akan jatuh cinta karena 1 alasan dalam hidupnya.
Dia, Rainata yang terbiasa hidup tanpa kasih sayang dari kedua orang tuanya.
Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Alif Rinanda punya tiga julukan: Ketua kelas kebanggaan, Menantu idaman (khususnya ibu wali kelas yang ngebet banget jodohin Rinan dengan anaknya), dan Lelaki pujaan (seluruh cewek satu sekolahan, mau itu yang jomblo ataupun yang udah taken)
Dan Lani, cuma salah satu cewek dari sekian banyak yang jatuh cinta pada Rinan.
Sayangnya, ia mengalami problematika amat besar.
Masalah pertama: Meskipun Rinan baik hati, Lani kesulitan mendekatinya.
Masalah kedua: "Rinan milik bersama". Itu motto satu sekolah yang sudah disepakati secara tersirat tanpa tersurat. Cewek-cewek genit di kelasnya tidak akan segan-segan mencincang dirinya apabila ketahuan mendekati Rinan.
Masalah terakhir: Lani mendapatkan tugas kelompok hanya berdua dengan Rinan!
.
.
.
"Hanya sebuah kisah singkat ... Tentang Kau dan Hujan"