Virtual Relationship

Virtual Relationship

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2020
Perkenalan Rachel dengan Gio melalui sebuah apps dating memanglah singkat, . . Sampai akhirnya banyak pertanyaan-pertanyaan yang mulai menghantui pikirannya, apa selama ini Rachel yang salah ? apa Rachel salah karena kurang ngertiin Gio ? apa Rachel yang salah karena sering bete ? apa Rachel yang salah karena selalu minta dikabarin terus ? apa Rachel yang salah karena pengen dimanja ? apa Rachel yang salah karena sesayang itu sama Gio ? Rachel mungkin salah.... tapi apa semua ucapan Gio itu benar ? apa Rachel harus percaya ucapan Gio setelah Rachel sadar banyak hal-hal ganjil yang terjadi sama Gio ? Gio juga sempet bilang, "maaf, aku belum bisa jadiin kamu prioritas, karena masih banyak hal-hal penting lainnya yang harus aku lakuin dan urusan lainnya..." . Apa Rachel bakal terus sama Gio ? Apa ada yang beda dengan ada atau ngga adanya Rachel dihidup Fano ? apa keputusan Rachel ninggalin Fano itu salah ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • Bukan Sekedar Kagum
  • DikaRanggi
  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Un Jour (Satu Hari)✔
  • AKU MENGABAIKAN CINTA SEJATINYA
  • Martanita [END]

B x G Menceritakan seorang perempuan yang bernama Erine, yang diam-diam menyimpan rasa pada seorang laki-laki bernama Lionel. Ia tidak pernah punya cukup keberanian untuk mengungkapkannya secara langsung, tapi lewat tatapan, perhatian kecil, dan momen-momen diam yang ia simpan sendiri-itulah caranya mencintai. Setiap hari, Erine mencoba tampil biasa saja di depan Lionel, padahal dalam hati, ia sibuk menenangkan degup jantungnya sendiri. Ia tahu, cintanya tak seindah kisah di film ataupun novel, tapi perasaannya tulus... meski hanya bisa diam di balik senyum. Dan meski Lionel belum tahu, Erine tetap percaya... mungkin suatu hari nanti, cintanya yang diam ini akan bersuara. Dan benar saja, seiring waktu berjalan, perlahan hati Lionel pun mulai terbuka. Ia mulai menyadari bahwa Erine-dengan segala ketulusan, perhatiannya, dan diamnya yang hangat-adalah seseorang yang sejak lama mencintainya dalam diam. Namun, Lionel masih terikat oleh bayang-bayang masa lalu. Luka yang belum benar-benar sembuh membuatnya ragu untuk membuka hati sepenuhnya. Tapi di antara keraguan itu, Lionel akhirnya mengaku... bahwa ia mulai mencintai Erine, meski perlahan, meski masih tersembunyi di balik kehati-hatian. Dan di situlah cerita mereka mulai berubah-bukan dari cinta yang meledak-ledak, tapi dari dua hati yang saling belajar percaya lagi, perlahan tapi pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines