I'm Officially Yours

I'm Officially Yours

  • WpView
    LECTURAS 181
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 15, 2021
_Aleta pov_ Jodoh..? Apa mungkin aku dengan dia bisa menyatu..? Dia menatap ku pun rasanya jijik, bagaimana bisa mencintaiku..? Bahkan tuhan pun membenciku karena tindakan ku di masa lampau. Kadang aku benci hidup seperti ini. _Aleta pov and_ Jika tuhan sudah menghendakinya, kamu, aku dan kita semua tidak akan bisa lepas dari takdirnya. Percayalah, apa yang kita tanam itu yang kita tuai. Jangan biarkan bibit dendam tertanam, karena jika sudah tumbuh akan sulit untuk tercabut sampai akarnya. _HIATUS_ "Hay pembaca, jika penasaran sama kisah I'M OFFICIALLY YOURS jangan lupa di vote dan juga di follow ya. Salam hangat dari author, satu lagi pembaca. Jangan lupa komen."
Todos los derechos reservados
#559
boss
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Penuaan (Dini) Arlea ✅
  • reza the fak boi
  • Just Kidding
  • impLOVEssible ✔ [ Sudah Terbit ]
  • Dear Mia
  • Opposite
  • Titipan Jantung Untuk Gladis
  • benih titipan sang CEO🔞[joongdunk]
  • Harta Tahta Kesayangan Duda (SELESAI)

[Diikutsertakan dalam Wattpadindo Writing Challenge] *Comedy-Romance* ××××× -Kala penampilan dan umur tidak sesuai- Mau bagaimanapun Arlea menyanggah, pasti saja lebih banyak yang tetap percaya pada bukti fisiknya. "Ya, beginilah La. Lebih banyak percaya mata dibanding telinga. Terus juga, lo makanya agak mau lah diajak perawatan dikit. biar nggak disangka tua. Udah mah penuaan dini, sifat juga kedewasaan amat." Setidaknya sang kakak mengerti, tapi.... Ia lebih banyak diomeli, sih. "Ck! Kakak tuh yang terlalu berlagak masih ABG, umur dah mau kepala tiga juga," amuknya sambil berlalu menuju kamar. "Bener-bener tuh bocah. Kena penuaan dini." Dirinya terdiam sebentar lalu bergumam, "tepatnya penuaan Arlea."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido