Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
illicit affairs (conversations we had)

illicit affairs (conversations we had)

  • WpView
    LECTURAS 93
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida dom, sep 22, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Wil!" Langkah kakinya terhenti karena Kei memanggil namanya. Wil menoleh ke belakang tanpa menyia-nyiakan seperempat detikpun. "Besok ke sini lagi, gak?" Mata Kei menatapnya dengan penuh harap. Wil meneguk ludahnya. Apakah ini tanda bahwa semesta dan keberuntungan benar-benar berpihak padanya? Waktu seakan berhenti sesaat, membiarkan Wil bergulat dengan egonya untuk kesekian kalinya hari ini. Mungkin untuk berteman saja tidak apa-apa, Ia berusaha meyakinkan dirinya sendiri. Tidak bisa. Tidak boleh. Wajah seseorang muncul dalam benak Wil. "Wil?" "Iya, besok ke sini lagi. Sampai ketemu besok...?" Kedua sudut bibir Kei terangkat ke atas. "Sampai ketemu besok." [ A story of Illicit Affairs ]
Todos los derechos reservados
#576
pendek
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LOVE in SILENCE
  • Amor Est Poena -TS(1) SUDAH TERBIT
  • Kumpulan Cerpen
  • Peluka(n) [END]
  • Duo Berandal yang Terculik✔
  • RAVEN [ ✔ ]
  • BarraKilla
  • Transmigrasi Bunda
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido