The Path We'Ve Seen

The Path We'Ve Seen

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sekali lagi, Kinara Rumi harus menerima kenyataan pahit bahwa kekasihnya berselingkuh dengan perempuan lain. Ia memergoki mereka ketika tengah bercinta di kantor yang sepi. Ia berhak membunuh mereka jika ingin, namun Kina bahkan tidak menunjukan emosi apapun. Kina melepaskan mereka pergi begitu saja. Seperti pemangsa yang tak pernah lapar, atau pemangsa yang bahkan tak pernah tertarik pada buruannya. Kina dikelilingi orang-orang baik. Ketiga sahabatnya yang super heboh. Serta atasannya yang baik dan tampan. Kina membaur dengan baik, namun tidak pernah benar-benar membuka diri. Bahkan hingga akhirnya perlahan Bara mencoba memasuki kehidupan Kina yang dingin dengan seluruh kehangatan yang dibawanya, Kina sama sekali tak pernah bergeming. Seakan jiwanya tertinggal jauh di suatu waktu yang tak bisa tergapai. Sampai mereka semua mengerti, bahwa Kina memiliki alasan yang lebih dari cukup untuk menjadi dirinya saat itu. Kini pilihan berada ditangan orang-orang di sekeliling Kina. Namun gadis itu tak pernah meminta mereka untuk tetap tinggal. Warning. Cerita 21+ Tolong dengan sangat bijak membacanya. Terima kasih. ^^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say Bye
  • HALOALKANA
  • Bad Revenge || I'm Sorry
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • My Partner in Everything
  • Nine Problems (END)
  • SOUL.MATE = Don't Wanna Be Just Friend
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

More details
WpActionLinkContent Guidelines