My Journey

My Journey

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2020
Amira wanita 31 tahun yang trauma dengan namanya pernikahan, karena dia yakin dia sanggup dan bisa membesarkan anak seorang diri tanpa adanya suami. Pertemuannya yang tak sengaja dengan laki-laki bernama Rian membuatnya selalu diliputi rasa gelisah karena ajakannya untuk menikah, mampukah Amira mengokohkan dinding pertahanan dalam hatinya? Ataukah Rian mampu menghancurkan semua usaha pertahanan Amira? *** Amira wanita karir dengan segala kelebihannya mampu menyembuyikan sebuah luka, luka yang membuatnya tak pernah lagi percaya akan cinta dan pernikahan, kehadiran seorang Rian mampu sedikit mengubah tentang pandangan hidupnya. Akan tetapi bayangan masalalu datang menghampirinya dan membuat dia lebih membenci apa itu cinta, masalah demi masalah pun terus menghantui hubungannya, akankah cinta bisa tumbuh di hati Amira atau malah membuatnya semakin menjauhi Rian, karena statusnya sebagai single parent yang begitu mengusiknya yang akan dipandang sebelah mata oleh lingkungan. Mampukah Rian meyakinkan Amira bahwa mereka bisa melalui suka duka bersama? A story by Lembayung Biru cover by pinterest
All Rights Reserved
#8
amira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelukan Untuk Aira
  • AFKARA [END]
  • Finding a Soulmate
  • Rendra & Lila [END]
  • Setelah Menikah
  • YAKIN (SELESAI)
  • PAMIT (END)
  • Naura & Lukanya

Aira adalah seorang anak tunggal yang merasa kesepian dan tidak dipahami oleh orang tuanya. Ia merasa seperti hanya sebuah objek yang tidak penting dalam keluarganya. Ayahnya adalah seorang pengusaha yang sukses tapi egois. Ia hanya peduli dengan kepentingan dirinya sendiri dan tidak pernah memikirkan perasaan Aira. Ia selalu menuntut Aira untuk menjadi lebih baik, lebih cerdas, dan lebih sukses, tapi tidak pernah memberikan dukungan atau penghargaan kepada Aira. Ibu Aira adalah seorang wanita yang cantik dan elegan tapi kritis dan tidak peduli dengan perasaan Aira. Ia selalu menemukan kesalahan Aira dan tidak pernah memuji atau menghargai kebaikan Aira. Aira merasa seperti tidak ada yang peduli dengan perasaannya. Ia tidak memiliki siapa pun untuk berbicara atau berbagi perasaannya. Ia merasa seperti hidup di dalam sebuah rumah yang besar dan mewah, tapi kosong dan sunyi. Cerita ini akan mengikuti perjalanan Aira dalam menghadapi kesulitan hidupnya, mencari kebahagiaan yang sebenarnya, dan berusaha untuk memahami dirinya sendiri. Aira akan menghadapi banyak tantangan dan kesulitan, akankah aira akan menemukan cahaya kebahagiaan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines