ORANGTUA ✔

ORANGTUA ✔

  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 15, 2020
Pukul 6 Sore,Palembang Terlihat ada seorang anak muda yang sedang melemparkan semua baju-baju keluar rumah. "Agif kenapa kamu buang semua baju-baju kakakmu,lebaran nantikan Revan pulang.Ayo bersabar sedikit lagi"ujar ibunya yang sedikit menenangkan situasi. "Sudahlah buk,jangan diharapkan lagi Revan untuk pulang kerumah ini.Dengarkan aku,mulai sekarang kita hidup hanya bertiga.Hanya ada ibu,ayah dan aku"saut Agif yang kemudian ingin membakar baju kakaknya itu "Agif sabarlah nak,tolong matikan apinya terlebih dulu"saut ayahnya yang berusaha ikut menenangkan Agif "Tidak yah,aku tidak akan berhenti sampai belum membakar semua barangnya"tegas Agif "Apa yang membuat kamu semarah ini,ayo matikan dulu apinya,atau kamu mau ayah sendiri yang mematikan apinya,menggunakan tangan ayah sendiri ?"tanya ayah dengan geram "Kenapa yah ? Kenapa ayah masih saja membela Revan.Kalau saja ayah tau apa yang sudah Revan katakan kepada ayah dan ibu,mungkin ayah akan terkubur sekarang juga"ujar Agif sambil menangis Tiba-tiba ibu menampar Agif dengan sangat keras. "Kelewatan kamu ! Beraninya kamu berbicara seperti itu kepada ayahmu,ibu tidak pernah mengajarkan kamu berkata seperti itu ! apa yang menjadi alasanmu"ujar ibunya Tiba-tiba Zahra datang,Zahra adalah sahabat Agif dari kecil dan Zahra juga ikut menyaksikan pertengkaran Agif dengan Kakaknya itu. "Agif tolong tenangkan pikiran mu ! Aku mohon jangan ceritakan semua pada orang tua mu !"Ujar Zahra yang cemas sambil menutup mulut Agif "Aku sudah tidak tahan lagi,biarlah mereka tahu bagaimana sifat anaknya yang sudah mereka tunggu selama 5 tahun"ujar Agif sambil melepas tangan Zahra "Jadi ibu dan ayah ingin tahu,kenapa aku bersikap begini ? Baiklah akan aku ceritakan"
All Rights Reserved
#977
selesai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't you miss me?
  • Jika Nanti Aku Kembali
  • Seorang Ayah?
  • Asha's Notes [Tamat]
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • My Sugarman
  • Effort 2 [ Completed ]
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • back to normal

"Tuan kau yakin? Dia putramu, apa kau tega menaruhnya di tengah hutan seperti ini?" Tanya asisten pribadi Alexander Matteo. "Yah, setidaknya dia tak akan hidup menderita lebih lama." Jawab Seorang pria, Alexander Matteo. "Tapi tuan, disini banyak hewan buas. Bukankah ia akan tiada?" Khawatir sang asisten. "Itu yang aku inginkan," *** Alexander seorang pria tampan calon penerus keluarga Matteo. Dia telah memiliki 3 orang putra, sang ayah sangat mengharapkan Alex memiliki anak perempuan karena syarat menjadi penerus di keluarga itu haruslah memiliki anak perempuan. Alexander khawatir bila adik kembarnya yang mendahului dia duluan untuk memiliki seorang anak perempuan, sementara dirinya belum juga memilikinya. Kabar bahagia datang, sang istri kembali hamil. Setelah beberapa bulan kemudian, istri Alex melahirkan dan ternyata bayi itu laki-laki dengan kondisi tubuh yang lemah. Di saat yang sama pula, istri kembaran Alex melahirkan juga dan anak kembaran Axel adalah laki-laki. Sebuah peluang untuk Alex mendapatkan kedudukan itu, ia membuang bayinya dan menukarnya dengan bayi perempuan. Bagaimana keadaan bayi itu? Apakah Alex akan benar-benar membuangnya? Penasaran kaaannn?!!! Lanjut baca dong😆😆 Perhatian!!!! Cerita ini hanya fiksi semata ,karangan dari author itu sendiri bukan nyata, ini hanya cerita buatan . apa yg terjadi selanjutnya langsung masuk saja ceritanya

More details
WpActionLinkContent Guidelines