Matahari dipelupuk mata

Matahari dipelupuk mata

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 17, 2020
Jika takdir mengharuskan kita berpisah, maka tetaplah menjadi matahari dipelupuk mataku, tetap jadi awan dalam hening malamku, tetap jadi bintang di angkasa kegelapan. Pada akhirnya kita menyerah pada takdir masing-masing, membubuhkan rasa percaya pada Sang Pemilik hati. Jikalau hatimu kembali berdegup nanti kembalilah padaku sebagai yang terakhir ku sebut dalam doa malamku. Aku menunggu takdir baik itu sembari mengikhlaskan kepergianmu. Malam ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hati Yang Separuh Utuh
  • My Destiny
  • Protection
  • You Are Still The Winner
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Rain
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Senja Terakhir
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Your Time Is My Time

Memang sudah ditakdirkan begitu caranya cinta bekerja, tidak pernah di duga-duga dan selalu penuh kejutan. Tidak perlu heran kalau sudah berurusan dengan cinta, dia akan membuktikan bahwa semesta tidak selalu buruk tidak pasti baik juga. Semuanya tergantung pada hati masing-masing, mau menghanggap semesta seperti apa. Pada dasarnya kita tetap harus percaya bahwa Sang pencipta semesta sudah takdirkan kita akan selalu berpasangan. Jadi tidak perlu mengutuk sebuah hari perihal kesendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines