About Sincerity Pindah lapak ✓

About Sincerity Pindah lapak ✓

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Merelakan sesuatu adalah hal tersulit dalam hidup seseorang. Terlebih ketika orang itu berharga dalam hidup kita. Segala cara akan dilakukan hingga hati kita tenang. Bisa berakhir dengan penyesalan atau pun bahagia. Sama halnya apa yang terjadi pada hidup Marquisha. Ia dipertemukan oleh sosok pria berhati hangat yang menjadi pacarnya. Namun, hubungan mereka kandas karena takdir yang tertulis dalam hidup mereka. Teman-temannya Eros, Alysa, bahkan Zidan yang harusnya hidup bahagia berakhir tak beda jauh seperti Marquisha. Merelakan sesuatu yang sudah membuat mereka nyaman. Semua berawal ketika mereka membantu Marquisha bangkit dari keterpurukan. Akankah mereka bisa melewatinya? Peringkat 7 in sincere [17 Maret 2021] Publish on Wattpad 16 September 2020
All Rights Reserved
#75
rela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hurt Girl! (Completed)
  • A&B | Kita Belum Usai [Ending]
  • Two side of the same coin
  • Living In Memory
  • FRIENDzone (Completed)
  • ARETHA-VI // SELESAI✔️
  • Radial Sentrifugal [COMPLETED]
  • IzinkanKu Untuk MelupakanMu [COMPLETED]
  • ALESYA (END)

🚫PERINGATAN! CERITA INI MENGURAS EMOSI🚫 [TELAH TERBIT]✓ LENGKAP✓ Utamakan Follow sebelum baca😑 # Sasha sudah benar-benar kesal dengan tingkah bodoh nya Arsen, sehingga amarah nya yang sudah ia tahan sejak lama pun kini tidak bisa ia tahan lagi. "Kamu pilih aku atau perempuan jalang itu?" Tanya Sasha dengan nada suaranya yang sedikit tinggi. Seketika rahang Arsen mengeras saat mendengar kata jalang dari mulut Sasha. "JAGA MULUT KAMU!" Teriak Arsen seraya menunjuk kedepan wajah Sasha. Sasha tersenyum miring. Walau sebenarnya ia merasakan sesak didalam hatinya. "Dan asal lo tau, dia itu baik. Lebih baik dari pada lo!" Lanjut Arsen dengan tegas. Tubuh Sasha tiba-tiba mematung. Apa yang diucapkan Arsen benar-benar melukai hatinya. Karena Arsen telah membandingkan kekasihnya sendiri dengan wanita lain. "Dan satu lagi, dia itu bukan perempuan jalang!" Ucap Arsen. Sasha yang dari tadi hanya diam membisu, kini ia membuka suara. "Lalu, kalo dia bukan jalang apa? Perempuan yang gak punya hati kaya dia pantasnya disebut apa? Pelakor? Atau perebut kebahagiaan orang?" Tanya Sasha dengan nada suaranya yang meninggi. Plak. Arsen menampar pipi Sasha dengan keras. Sehingga Sasha pun merasakan panas dicampur rasa sakit dipipinya. Tubuhnya bergetar, air matanya menetes. Ia memegang pipinya yang memerah itu. Ia menatap Arsen lekat, ia benar-benar tidak percaya jika Arsen melakukan itu pada dirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines