z y z y

z y z y

  • WpView
    Reads 3,325,093
  • WpVote
    Votes 227,801
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 6, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Zy boleh gak mommy nikah lagi?" "Saya mau menikahkan Mommy mu, apa boleh?" "Kamu mau kan jadi adik kita?" Baru saja Zy terbangun dari tidur panjangnya, Mommy Zy meminta izin buat nikah lagi. Tapi it's okay Zy gapapa yang terpenting mommy-nya bahagia. Terlebih lagi kalo mommy Zy nikah, ia gak jadi bodyguard buat mommy-nya lagi. Jadi Zy tak khawatir mommy-nya di comot pria hidung belang. Dan ini lah kisah kehidupan baru Zyzy Kehidupan baru Zy yang dipenuhi aturan-aturan yang harus dipatuhi olehnya. Zy juga harus bersabar menghadapi sifat over protective keluarga barunya, terlebih lagi abang-abangnya yang selalu membuatnya kesal. Belum lagi sahabat satu-satunya yang memang pada dasarnya dari dulu selalu possessive terhadapa Zy. Zy sama sahabatnya terpaksa terpisah karna Zy harus ikut mommy-nya buat mengurus perusahaan peninggalan Daddy-nya yang ada di amerika. Dan dimulai lah Kisah kehidupan seorang ~ RAQUINZY JENNYFER ~ =================================== THIS MY FIRST STORY🙌🏻 SEMOGA BANYAK YANG SUKA DAN GAK BOSEN SAMA CERITANYA CERITA INI ASLI PEMIKIRAN KU YA, DILARANG KERAS MENJIPLAK ⚠️Tinggalkan jejak setelah membaca⚠️ PS: minim konflik
All Rights Reserved
#31
possessivebrother
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HOT DADDY 1 (TAMAT)
  • Salsabila🌻
  • BEAUTIFUL BABYSITTER [END]
  • Sister Complex
  • GERLAN
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  • Different [END]
  • Twins of Protective Family
  • (End) Dear, Your My Special One

WARNING!! 21+ "Besok umur mu sudah 6 tahun, sayang. Apa yang kamu inginkan dari Daddy?" Edwin berjongkok di depan putra kebanggaannya. Miko, anak laki-laki itu menatap Daddy nya malas. Dia meletakkan heandpone mahal yang Daddy nya belikan sewaktu dia berulang tahun yang ke 5 dulu. "Tentu bukan robot yang bisa berjalan, ataupun liburan ke luar negeri." Jawab Miko, dingin. "Lalu?" Edwin menautkan kedua alisnya, pertanda bahwa dia tidak mengerti dengan ucapan putranya. "Bisakah Daddy memberikan aku seorang ibu? Aku ingin seperti teman-teman ku yang ketika berangkat dan pulang sekolah di jemput oleh kedua orang tuanya." Miko menatap Edwin dengan tatapan memohon. "Kenapa diam? Sudah aku tebak, Daddy tidak bisa mengabulkan permintaan ku itu. Tapi kenapa? Apa karena aku nakal? Apa karena nilai ku matematik jelek? Aku bisa perbaiki itu, Dad." Kali ini Miko benar-benar menangis. "Maafkan Daddy, sayang. Daddy..." Miko berlari ke kamarnya. Sedangkan Edwin tertunduk di depan ruang keluarga. Sudah sekian kali anaknya meminta seorang ibu. Namun dirinya masih tidak bisa memberikannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines