ZHAO XIAO LI

ZHAO XIAO LI

  • WpView
    Reads 14,697
  • WpVote
    Votes 822
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 7, 2020
WpInfo
Fiction
Historical
Seorang secret agent yang terlempar kemasa dinasti xi dan memasuki raga dari permaisuri yaitu permaisuri Zhao xiao Li. Paras yang sangat cantik yang akan menghancurkan semua benua dan oleh sebab itu selir meifeng merasa iri hingga menuduh permaisuri Zhao meracuni selir meifeng. Tapi sebelum itu selir meifeng merencanakan agar wajah permaisuri Zhao buruk rupa sehingga itu dianggap menjadi aib kekaisaran HAYO KEPO YA SAMA KELANJUTAN CERITANYA.... JANGAN LUPA VOTE DAN COMENT YA GUYS SALAM CINTA DARI AUTHOR
All Rights Reserved
#66
dinasti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ✔ The story of the promotion of a Noble Concubine
  • YOU AND ME (END)
  • [END] The Enchanting Empress Dowager is Really Poisonous
  • MY OLD EMPEROR (END)
  • Selir Kesayangan Kaisar
  • Rebirth of the Phoenix [END]
  • The Lin Wei Transmigration(Telah Terbit)

Cerita Terjemahan. Selir Penulis: Chu Xufeng Tipe: Perjalanan Waktu Kelahiran Kembali Status: Selesai Terakhir diperbarui: 2024-12-31 Bab terbaru: Bab 107 Bab 107 Akhir Mingchang terpilih untuk memasuki istana pada usia enam belas tahun, tetapi karena latar belakang keluarganya yang sederhana, ia hanya mendapat posisi Xiao Baolin. Kaisar sibuk dengan urusan negara dan tidak memanggil pengantin barunya selama beberapa bulan. Para selir di harem tidak dapat menahan diri dan pergi menawarkan sup kepada kaisar satu demi satu. Meskipun dia kembali dalam keadaan berantakan, dia tetap tidak terhentikan oleh angin dan hujan. Hanya Mingchang yang tidak peduli. Dia tinggal di Taman Shunxiang dengan patuh dan pergi ke paviliun untuk berlatih menari kapan pun dia punya waktu. Li Huaixiu pada dasarnya adalah orang yang membosankan. Baginya, para selir di harem tidak lebih dari sekadar sarana untuk memeriksa dan menyeimbangkan pemerintahan serta memperpanjang suksesi kerajaan. Hingga hari itu, dia dengan santai memilih selir yang peringkatnya paling rendah dalam daftar selir untuk tidur dengannya. Cahaya bulan seterang benang sutra, dan di bawah cahaya lilin yang berkelap-kelip, kulit si cantik lebih putih dari salju, terutama pinggangnya yang ramping, yang sangat fleksibel. Setelah statusnya naik berkali-kali, wanita dengan pipi kemerahan dan wajah kemerahan, pinggang rampingnya yang gemetar, membujuknya dengan suara lembut, "Yang Mulia, saya tidak ingin menjadi tuan lagi, selir ingin menjadi permaisuri." ======================= Cerita ini bukan milik saya!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines