Story cover for My Destiny by BellaRamanda10
My Destiny
  • WpView
    Reads 748,192
  • WpVote
    Votes 35,192
  • WpPart
    Parts 50
  • WpView
    Reads 748,192
  • WpVote
    Votes 35,192
  • WpPart
    Parts 50
Complete, First published Sep 16, 2020
"Dia..." 

"Dia suamiku." Setelah mengucapkan itu Kiara segera tertunduk. 

"Apa?!" 

"Kita pulang sekarang." Tanpa kelembutan sama sekali, Azka menarik Kiara menuju mobilnya terparkir. 

"Ternyata seperti ini kelakuan kamu kalau di belakang suami!" ucapan itu terdengar sangat dingin, membuat Kiara semakin takut menatap suaminya yang tampak sangat marah. 

Kiara tidak pernah menyangka, jika pertemuannya dengan Azka bisa mengubah hidupnya. Entah ini sebuah berkah atau musibah. Kiara jadi bertanya-tanya sendiri, apa benar ini adalah takdirnya?

***

Start : 16 Sept 20
End : 26 Feb 21
All Rights Reserved
Sign up to add My Destiny to your library and receive updates
or
#605skripsi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Jodoh itu, Ketuk Pintu! [TAMAT] cover
Step Brother's Obsession (COMPLETED) cover
Unexpected Love cover
Saat Kita Jatuh Cinta cover
ZiAron [END] cover
Hello, Mr. Ex cover
Kali Kedua cover
LOVE FOUND REGARDLESS cover
Finally, I Found You cover

Jodoh itu, Ketuk Pintu! [TAMAT]

54 parts Complete

[1] Dara masih 23 tahun, tetapi kerabat dari ibunya selalu menanyakan kapan dia akan menikah, padahal orang tuanya saja tidak pernah merecoki Dara soal pernikahan atau apapun itu. Kejadian itu bermula di saat arisan keluarga dari pihak ibunya. Sang tante berkata kalau dia akan menjodohkan Dara dengan tetangganya yang berstatus duda anak dua, jelas saja Dara menolak. Sampai akhirnya beberapa hari berlalu, ada seorang pria yang datang ke rumah Dara dan berkata ingin melamar Dara menjadi istrinya. Apakah Dara menerima lamaran itu? Ataukah dia menolak dengan resiko selalu diberi pertanyaan "kapan menikah?" *** "Eh, mau ngapain?!" "Tidurlah. Kenapa? Aku nggak boleh tidur di kasur kamu juga?" "Hehe ... kirain tadi mau apa-apain aku." "Aku capek, mau istirahat. Kamu juga tidur gih!" Beneran tidur? Ini istrinya nggak mau di grepe-grepe dulu gitu? Ah, ya sudahlah. Lebih baik segera tidur. "Yaudah deh, mari kita turu!" *** CERITA TERSEDIA HANYA SAMPAI BAB 10. Untuk bab 11 sampai seterusnya bisa dibaca di platform Karyakarsa