We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dongen Puteri Atau - Atau

Dongen Puteri Atau - Atau

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ini adalah legenda purba jauh sebelum dunia berubah, jauh besebelum kita semua terpecah. Alkisah dahulu kala, di hamparan bumi terluas yang membentang pada seperdua dunia, hadirlah delapan peradaban, delapan budaya, delapan adat dan delapan kesatuan yang sejajar dengan arah mata angin. Mereka hidup dalam lingkup masing - masing, berdaulat atas tanah air yang berbeda. Dalam setiap negri tersimpan segala sumber daya yang makmur dan ber macam rupa. Namun, seperti fitrah alami mata angin, mereka juga saling memerangi negri yang berlainan dengan negrinya. Pertempuran paling berdarah berpecah, peradaban pun saling goyah. Hingga, dalam letih permusuhan, tercetuslah perdaulatan. Para negri, dibawah panji mata angin masing - masing, menciptakan satu negri baru untuk menegakkan perdamaian. Muncullah; Pusat. Dan sebuah benuapun tercetus, untuk kedamaian, untuk kesentausaan, untuk kebaikan segala negri. Tahun Berlalu dan generasi bergulir. Makar terendus, dan Pusat sama sekali tidak bereaksi. Maka, para pemimpin negri saling bahu membahu untuk mengusir kemungkinan itu terjadi. Tapi, apakah mereka tahu, makna masa lalu, dan pembaharuan pada setiap generasi ? Ini adalah legenda, jauh sebelum dunia berubah, jauh sebelum kita (kembali) memerangi -Hida
All Rights Reserved
#88
puteri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • 不忘 - Can't Forget (QiXin - WenXuan - WenXin) [END]
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Prambanan Obsession (END)
  • SISA
  • Api Cinta Sang Bidadari

Meng Xiang Jia, putri dari kerajaan Cu harus kehilangan negara dan keluarganya karna tuduhan dari Kaisar bahwa keluarganya melakukan pengkhianatan, dibunuh oleh Jendral besar nan gagah Kekaisaran Xiang, Ding Jian Rui. Ketika yang tersisa dari kerajaan Cu hanyalah dirinya seorang, di depan sang Jendral, Ding Jian Rui dia berdiri dengan tanpa rasa takut melotot kearah sang jendral. "Ding Jian Rui! Kau bajingan, berani sekali kau membunuh keluarga kerajaan Cu kami!!!", Pria itu memberinya seringaian, "Oh? Benarkah? Apa ada peraturan yang mengatakan bahwa pengkhianat tidak boleh dibunuh? Putri Cu, Meng Xiang Jia, hadapilah kematian-mu dan temui keluarga-mu..", "Dengarkan dekrit dari Kaisar!!!", Seorang pria tergesa-gesa berlari masuk. Ding Jian Rui berlutut menerima titah, Meng Xiang Jia engan. Tapi dipaksa berlutut oleh pria itu, Jendral Ding. "Kerajaan Cu tidak terbukti melakukan kejahatan ataupun pengkhianatan, mengakibatkan kerugian yang begitu besar bagi kerajaan Cu. Meminta Jendral Besar Ding membawa anggota kerajaan yang tersisa ke istana untuk menemui Kaisar..", Keduanya pergi, bersujud di depan Kaisar Xiang, Yu Po Shan. Pria 30 tahun itu sekilas tersenyum menyeringai, "Telah membuat putri Cu kehilangan begitu banyak keluarga dan saudara, Jendral Ding telah melakukan kesalahan besar, bagaimana jika begini saja. Kaisar ini akan menganugerahi kalian sebuah ikatan, suami dan istri..", "Apa?!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines