We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tetesan Hujan
  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 17, 2020
WpInfo
Poetry
•Kumpulan puisi member LOI Hujan bukan hanya air yang menetes dari embun di langit. Memang terkesan sederhana, namun terkadang dapat mewakili perasaan seseorang juga lainnya. Memiliki begitu banyak manfaat bagi mahluk di muka bumi. Disaat awan hitam berkumpul, angin bertiup kencang, suasana yang dingin, juga rintik demi rintik jatuh membasahi disinilah sebuah kisah akan dimulai...
All Rights Reserved
#15
pena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rain-A
  • TENTANG AWAN, HUJAN, dan BUMI
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • »The Love Behind Secrets!
  • Kepada Langit [Terbit]
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Sedalam Samudera
  • Setelah Langit Berbisik
Rain-A

"Ga ada yang gue suka didunia ini kecuali hujan!" Ucap Raina sambil menengadahkan wajahnya agar tersapu dinginnya air hujan. "Kalau gue? Lo juga ga suka?" Ketika hujan menjadi sahabatmu, perlahan dirimu menyatu dengan hujan. Ketika hujan menjadi sahabatmu, luka akan mengalir bersama jutaan tetes bulir hujan. Ketika hujan menjadi sahabatmu, tawa berubah menjadi gema dalam bisik riuh derasnya hujan. Dan Raina menjadikan hujan sebagai sahabatnya. Hujan mengambil segalanya dari Raina tapi hujan juga yang memberikan segalanya untuk Raina. Mulai publikasi : 20 Juli 2020 Karya real pemikiran sendiri Mohon plagiator segera menjauh

More details
WpActionLinkContent Guidelines