Mencintai Tanpa Syarat

Mencintai Tanpa Syarat

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2020
Biarkan dia terbang seperti kupu-kupu. aku tak dapat mencegah di hinggap pada bunga. Aku hanya menjaganya dari mangsa. "Sebastian Radika" Hidupku bahagaia ada dia tujuanku dan ada dia pelindungku. "Ara Kumaira" Ehhh tungu gue kok jadi tokoh utama sih thor "Aldo Lee" Apa yang terjadi pada alur cerita mereka Author tidak tahu, aku hanya menyampaikan dari kisah mereka takdir mereka yanga menentukan. teruntuk Tian dan Ara buatlah cerita ini bahagia😜😊 Tunggu thor Aldo mana nih kok gak disebut. Brisik "Aldo Lee"
All Rights Reserved
#7
perkulihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • JINGGA 3 (BAB 1 s/d BAB 32).. END ✔️
  • Andai Ft. Al & Andin [ End ]
  • LOVE IS HARD (1) | Short Story
  • Cerita Cinta Siblings Baldwin Dan Aubrey
  • RION IS MY MANTAN!
  • Can This Be Just You And Me ✔️
  • ALCA STORY
  • Lembaran Coretan

"Bruk!' "Aduhh pantat gue!" ringis Alya lalu menepuk-nepuk pantatnya yang baru saja berciuman dengan lantai. "Lo makanya kalo jalan pake mata!" ketus Alya. Sedangkan cowok yang didepannya hanya memasanag wajah datar andalannya. "Dimana-mana kalo jalan itu pake kaki bukan pake mata" ucap cowok sambil tersenyum sinis. "Arghh! Lo tuh ya pagi-pagi udah bikin gue kesel aja!" ucap Alya mengebu-gebu. "Bodoamat" ucap cowok itu cuek lalu melanjutkan langkahnya. "ATTHEO ADINATA BRAMASTA! GUE BENCI LO!!" teriak Alya membuat Theo menghentikan langkahnya dan membuat beberapa ornag menatap mereka berdua penasaran. Theo berbalik lalu berjalan menuju Alya yang masih dengan mukanya yang memerah karena menahan marah. "Iya sekarang lo boleh benci sama gue tapi-" Theo membungkuk badannya lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Alya. "Suatu saat lo bakalan Cinta sama gue, karena dari benci bisa jadi Cinta" bisik Theo membuat beberpa orang disana berteriak histeris, sedangkan Alya hanya mematung mendengar ucapan Theo. Setelah membisikan kata itu Theo pergi meninggalkan Alya yang masih diam mematung ditempat. Hola guyss gimana kelanjutan cerita guyss? Penasaran? Makanya baca cerita lengkapnya ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines