INDIGO

INDIGO

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 24, 2020
Seorang gadis,memiliki kelebihan melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh orang lain... staaakk... Dunia seolah berhenti berputar ketika jiwaku bisa melihat sesuatu yang orang lain tidak bisa lihat,aku bisa melihat bahwa akan ada yang terjadi dimasa depan,aku juga bisa melihat mereka mereka yang sudah tiada. ... "Ibu...mohon maaf sebelumnya ibu jangan keluar dulu yah bu,ini untuk keselamatan ibu..."ujar Rachel berusaha menahan kliennya agar tetap disini beberapa saat. "Apa apaan sih mbak,saya tuh lagi buru buru tau gak sih"marah si ibu "Sebentar aja bu,2 menit aja...please bu..."ujar Rachel sambil menarik lengan si Ibu Ibu. "Apaan sih mbak ah...udah sana saya buru buru"hempasnya lalu meninggalkan Rachel. Apa yang harus gw lakukan...lu bakalan celaka...batinnya gusar Tiba tiba...breeettt... Astaghfirullah haladzim...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Protector
  • almost giving up?
  • Strange Feelings [End]
  • How to Survive
  • Orang Polos Itu Berbahaya
  • Tatapan dari bangku belakang.
  • Transmigrasi handsome girl (no longer continued)
  • Still the Same Heart
  • Love Sick

"Arka!! Kembaliin gak tas gue?!! Jangan ampe gue depak lo ya sampe pluto!" Pekik seorang perempuan yang bernama rachel. "Hahahah! Mau dong! Enak adem, iya kan??" Balas arka dengan tampang menyebalkan nya. "ARKAA! SINI LO!" Rachel adistia razuma. Seorang gadis cantik, manis, pintar, namun galak. Ada kalanya, sebuah kisah pasti akan timbul masalah. Tetapi, kata masalah justru membuat orang lain sadar, bahwa tak ada kata sempurna di dunia ini. Sebuah masalah besar yang mengharuskan Rachel bertindak sesuatu, Rachel bukan orang yang lemah, Rachel sering beradu jotos, jadi buat apa takut sama yang namanya pukulan? Tetapi, dibalik sering bertengkar nya mereka, salah satunya memiliki perasaan lebih. Namun... Apakah mereka bisa bersatu? "Kalo gue takut sama manusia, lah berarti Tuhan gue anggap apa?" -Rachel Adistia Razuma- "Kecewa sama manusia itu wajar, tapi kalo kecewa sama hewan? Itu mah namanya bukan kecewa, tapi kecoak." -Arka Algatama-

More details
WpActionLinkContent Guidelines