Cika's Daily Life

Cika's Daily Life

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 26, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Berani taruhan, nanti lo abis nikah sama si Bangke susah keluar rumah!" ucapan Giska seolah jadi mantra. Kisah Cika, tinggal di rumah super luas dengan taman bak kebun raya bogor juga bersama sang suami di usia pernikahan mereka yang baru hitungan hari. "Kamu gak boleh pakai celana pendek!" Cika melongo, "Aku pakai celana senam selutut ..yang, itu gak pendek..." timpal cewek itu berusaha membungkus amarah dengan suaranya yang ia paksa menjadi lebih lembut dari sebelumnya. "Bisa kamu dengerin aku sekali aja? Aku gak mau cowok lain liat kaki kamu." Satyar menggenggam tangan Cika sambil melepas tatapan lelah. "Ya udah..." Cika menghela napas. "Kamu pasti capek. Besok kalau aku ke indoalfa pake celana training longgar yg Adi*das deh." Sebetulnya Cika juga sudah bosan buat menepuk jidatnya setiap sang suami bertingkah. Tepukan jidat untuk sekali suaminya berulah. Itu baru satu, belum lagi hal lain yang membuat Cika puyeng. ■ Cerita ringan soal keseharian pasutri dadakan terutama kisah Cika yang menabung kesabaran untuk Satyar.
All Rights Reserved
#19
husbandandwife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • My bastard husband
  • DESIDERIUM (SELESAI)
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Rented Wife
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • D E T A K
  • ArKa (End)

(Update Setiap Hari) "Aku ini istrimu, bukan hiasan rumahmu. Tolong, sekali saja, perlakukan aku selayaknya seorang istri," pinta Kirana dengan nada suara serak. "Memangnya, selama ini, aku memperlakukanmu dengan buruk? Tidak, 'kan?" Satya berujar dengan raut wajah datar. "Kamu tidak pernah menganggapku ada," Kirana menatap nanar Satya, "kita makan di meja yang sama, tidur di ranjang yang sama. Tapi ... kita seperti orang asing." Satya hanya diam. "Aku tahu kamu membenciku dan menikahiku hanya untuk balas dendam, 'kan. Kamu ingin melihatku terpuruk, kan?" "Bukan." "Lantas apa? Lagi pula, kamu mencintai wanita lain dan sampai saat ini, kamu masih berhubungan dengannya. Bahkan, banyak orang yang mengagumi hubungan kalian. Kenapa tidak menikah saja dengannya?" "Kalau bisa, pasti. Tidak usah mencampuri hidupku. Seharusnya, kamu bersyukur, aku mau menikahimu." *** -Salah satu hal yang menyakitkan itu, adalah ketika dirimu memiliki suami, tapi tidak memiliki kasihnya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines