Dear Life And

Dear Life And

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hidup ku yang sebelumnya terasa aman, damai dan bahagia seketika hancur berkeping-keping. Mengapa aku aku harus ada di dunia ini? Mengapa aku harus terlahir? Mengapa aku harus punya keluarga seperti ini?. Bagi ku hidup ini penuh kehancuran hati dan jiwa. Terlalu berat untuk menuliskan pun mengatakan. Ku tak mampu melakukan itu, semua itu hanya bisa tergambar dengan air mata. Tapi akan aku coba.
All Rights Reserved
#161
heart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Why?? Kumpulan Cerpen✔
  • Like Father Like Son
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • broken home
  • SasuHina - Love Story

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines