I am Sorry, Naruto

I am Sorry, Naruto

  • WpView
    Reads 59,206
  • WpVote
    Votes 2,498
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 29, 2020
Semenjak aku melihat mu di atap, aku tak bisa melupakan dan aku akan membuat mu menjadi milikku selamanya, dan dengan cara apapun itu. "Gomen, senpai. aku kira tidak ada orang di atap" kata pemuda bersurai pirang itu. Dan sejak saat itu aku tak pernah mau melepas pandangan ku dari sosok bersurai pirrang, bermata biru langit itu. 'Dasar wanita jalang sialan, berani sekali kau mendekati milikku.' batin seorang pemuda raven yang tengah melihat seorang wanita dan pemuda yang dicintai nya sedang berciuman di taman belakang sekolah. "Senpai Mphhh...tolong lepaskan aku Ahhh... mphh...senpai ahh...lepas senpai...AHHH..." "Kau itu hanya milikku bukan milik wanita jalang sialan itu paham"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PLEASE SAY "AISHITERU"
  • My Little Light || ✓
  • SUN AND MOON
  • Move On?
  • Cinta satu malam |SasuNaru|
  • Sasunaru ( Uchiha Family)  {Tahap Revisi}
  • Please Don't Hurts Me
  • MY MATE LONELY [THE END]
  • RAUSIKA (END)
  • I Promise You But Not

Gadis itu nampak begitu anggun meski hanya memakai T-shirt warna kuning dengan kaca mata nangkring manis dihidung mancungnya, tubuhnya tinggi semapai dengan kulit putih halus, hidungnya mancung, matanya begitu indah dengan mulut mungil berwarna ranum alami. Dia berjalan keluar dari bandara tapi tubuhnya seakan terpental ketika bertabrakan dengan seorang lelaki. Ya lelaki yang membuat jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Baru kali ini dia melihat lelaki yang bisa membuat wajahnya merona meski hanya ditatap. "sumimasen, anata wa daijoubu desu ka?" ("ma'af, anda tidak apa-apa?") tanya lelaki beralis hitam itu, wajahnya putih mulus dengan mata sedikit sipit, nampak terlihat campuran dari beberapa negara terlihat jelas diwajahnya. "hai, daijoubu desu." ("ya, saya tak apa-apa") jawab wanita cantik yang berhasil membuat lelaki itu diam-diam kagum untuk beberapa saat. "stefaaaan..." "sakuraaa...." teriakan yang hampir bersamaan ditempat yang berbeda, membuat mereka berdua melangkah kearah yang berbeda, sebelum sakura melangkah jauh kakinya terhenti, dengan cepat dia membalikkan badannya dan memanggil lelaki yang disebut stefan itu. "Chotto matte kudasai." ("tolong Tunggu sebentar'') kata sakura membuat stefan terhenti. "nani?" "aku anggap tabrakan ini sebagai hal yang kebetulan, jika suatu saat aku bertemu denganmu secara tak sengaja untuk yang kedua kali aku anggap itu sebagai takdir, dan jangan sampai kita bertemu secara kebetulan untuk yang ketiga kali, karena aku tak akan tinggal diam tuan, karena aku akan menganggap itu sebagai jodoh" kata sakura langsung pergi meninggalkan stefan yang masih mematung dengan ucapannya. warning: konten 18++

More details
WpActionLinkContent Guidelines