Alenia

Alenia

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Alenia adalah seorang gadis keras kepala yang selalu terlihat ceria. Namun sebuah kenyataan pilu harus diterimanya. penyakit yang di deritanya tiba- tiba membuat cahaya di wajahnya perlahan redup. Ditambah dengan perasaan yang membuatnya tertekan. Perasaan terhadap sahabatnya Langit. Ia tahu betul Langit hanya menganggapnya sebagai seorang sahabat, tidak lebih. Namun tidak bisa dipungkiri, perasaan sayangnya lebih dari hanya sekadar seorang sahabat. Bagaimana perjuangan Alenia melawan penyakitnya. Juga bagaimana hubungan Alenia dan Langit pada akhirnya.
All Rights Reserved
#21
alenia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALENA SHANKARA AZELA
  • Sandyakala [TAMAT]
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • SKY [END]
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
  • LaBi²nKai
  • Langit.
  • The Boat of Blossoms
  • Langit Menanti Senja[Completed]
  • Langit Senja [end]

Alena Shankara Azela, seorang gadis yang bermimpi menjadi seniman, terjebak dalam dunia tanpa kasih sayang dari ayahnya. Ketidakpastian dan keputusasaan menghantuinya hingga ia bertemu Langit, yang membangkitkan semangatnya untuk bertransformasi. Namun, cinta tak semudah itu; ia harus bersaing dengan sahabatnya sendiri untuk mendapatkan perhatian Langit, dan memilih mengalah demi persahabatan. Di saat terpuruk, Alena berjumpa dengan Nabastala, seorang pemuda yang mengajarkannya arti sejati kebahagiaan dan keyakinan. Bersama Nabastala, Alena di bawa ke dalam perjalanan menemukan cinta, persahabatan, dan berjuang untuk mengatasi rintangan. Dalam perjalanan penuh warna ini, akankah Alena menemukan jalan menuju impiannya dan menyentuh jiwanya yang terdalam? Temukan jawabannya dalam kisah penuh haru dan inspirasi ini "Alasan kamu selalu gagal gambar aku, karena kamu belum mencintai ku kan?!" tanya Abas sambil menatap Alena lekat. Alena diam sejenak dan memikirkan jawaban. "Untuk menggambar sebuah objek, kita harus memperhatikan setiap detailnya. Apalagi bagian mata itu sangat berpengaruh! Aku belum bisa gambar bagian mata kamu" jawab Alena. Bagaimana bisa? sedangkan, terlalu lama menatap mata indahnya saja aku tidak mampu. "Itu bukan jawaban, Al! Itu alasan" tegas Abas. Alena menunduk mendengar itu. "Mungkin dulu kamu berfikir aku tidak bisa menggambarmu, karena aku belum bisa mencintaimu. Tapi sekarang lihatlah, seluruh dunia harus tahu, bahwa aku sangat-sangat mencintaimu Nabastala. Selamat berkelana. Selamat abadi dalam karyaku, Nabastala Sagara."

More details
WpActionLinkContent Guidelines