Canibal Lady

Canibal Lady

  • WpView
    Reads 449
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 30, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
17+ ✖✖✖ "Apa-apaan ini!" Sisca. Perempuan yang duduk di singgasana adalah Sisca. Ia melirik mual sekaligus bingung pada posisinya saat ini. Siapa mereka? Dan mengapa dirinya bisa dikelilingi oleh manusia kanibal?! Seorang pria tampan tiba-tiba datang membawa sebuah hidangan yang ditutupi tudung saji, lalu berlutut dihadapan Sisca. "Silahkan lady Elis, hidangan ini saya buat khusus untukmu." Katanya, pada perempuan yang ia anggap Elis. "Elis?" Sisca mengernyit bingung. Ia menatap satu persatu semua orang yang sekarang tengah menatap ke arahnya. Sisca menganggap tatapan itu seperti tatapan ingin menerkam, bahkan membunuh dilihat dari sikap mereka yang sangat tenang menguliti 2 orang dewasa dan 1 orang anak kecil. Anak kecil yang diperkirakan berumur 7 sampai 10 tahun pun, ikut-ikutan menguliti! Bahkan mereka tidak segan meneguk darah yang merembes dari daging manusia yang sekarang masih dipasung. Ia bergidik ngeri. "Lady, apakah kamu baik-baik saja?" Sisca, ah--- bukan. Tepatnya, Elis hanya mengangguk sedikit. Ia kembali menatap hidangan yang belum dibuka tudung sajinya. Ia lalu memegang tudung sajinya. "Mari kita coba..." Lirihnya. ✖✖✖ (fantasi liar) mungkin banyak adegan yang berkaitan dengan canibal, psycho dan lainnya. ⚠️⚠️⚠️ Start : 30 Jun 2021 Finish : Story by urjjousca
All Rights Reserved
#83
kanibal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Babysitterku -ternyata- Mommy kandungku
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • GREYZIA
  • Suddenly Become a Brother
  • Perfect Stories
  • Precious Little Child Of The Evil Man
  • Alexandra's Memories
  • Arfan & Syeira

Sinosip (Babysitterku _ternyata_ Mommy kandungku) Arsyilla Syiffa, gadis awal 24 tahun yang baru berani ikut merantau ke luar pulau Jawa, mengikuti Ayah tirinya dengan dalil mencari pekerjaan di Kepulauan Riau itu jauh lebih mudah dibandingkan mencari pekerjaan di Jawa. Namun, semua itu tak bertahan lama.. kekhawatiran dan trauma masalalu kembali mengerogoti otak kecil Arsyi. Hanya karena pengakuan kecil sang Ayah tiri yang mengatakan "takut khilaf", membuatnya nekad kabur dan menghilangkan jejak bahkan sampai dihina "jalang" karena kabur dengan pria lain. Apa yang akan Arsyi lakukan selanjutnya? Setelah sang Ayah tiri menghina dan mengancam lapor polisi? Dapatkah Arsyi bertahan hidup seorang diri di tengah-tengah Kota bebas dan penuh keegoisan itu? (Di ambil dari cerita real life dan sebagian pemikiran saya sendiri selaku Author tukang halu.) @Lil_Qiao

More details
WpActionLinkContent Guidelines