Maduku Sepupuku (Terbit)

Maduku Sepupuku (Terbit)

  • WpView
    Reads 1,421
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 29, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Marina gadis lugu yang terpaksa bekerja di perusahaan ternama di kotanya karena keadaan yang membuat ia harus bekerja. Meskipun demikian, ia tetep bersemangat untuk mencapai apa yang ia inginkan. Karena keluguan dan kesederhanaannya membuat salah seorang staf di perusahaannya jatuh hati padanya. Namun, saat laki-laki itu menyatakan cintanya dan ingin melamar Marina, Marina tak langsung menerima. Mengingat nasihat bapaknya untuk menunggu abangnya menikah. Akan tetapi, abangnya dapat bersikap bijak, sehingga Marina mendapat restu dari orang tuanya. Pernikahan pun dilaksanakan semua keluarga dan saudara bersuka cita dengan pernikahan Marina. Namun, sayangnya di usia pernikahannya yang kelima tahun Marina harus mengalami kecelakkan yang membuatnya lumpuh. Hingga akhirnya, ia harus menghadirkan madu untuk suaminya. Namun, ia tak pernah menyangka yang akan menjadi madunya sepupunya sendiri. Mungkinkah Marina bahagia dengan kehidupnnya setelah pernikahan kedua suaminya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mawar Hitam Berdarah
  • Binar yang Tak Selaras
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • My Husband Is A Cold Man
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • JodohKu Milyader (COMPLETED)
  • Prince Untuk Alea
  • Derita Istri Kedua Dosen

Maria, seorang janda yang meminta cerai dari sang suami karena sudah tidak tahan dengan tekanan dari berbagai pihak. Mulai dari mertua yang selalu menyebutnya wanita cacat karena belum bisa melahirkan seorang anak untuk sang suami, suami yang tidak pernah membelanya malah terkesan ikut menyudutkan, dan yang paling menyakitkan saat suami menikah kembali, namun tidak pernah adil dalam memberi nafkah lahir maupun batin. Kini ia hidup seorang diri dan menetap di rumah peninggalan sang nenek. Rumah minimalis yang bersebelahan dengan rumah besar itu menjadi satu-satunya tempat bagi dia berlindung. Namun, ketenangannya terusik saat mendapati seorang pemuda tengah menyantap makanan yang dia buat untuk sarapannya. "Oh, kamu pembantu baru dirumah ini?" Tanya sang pemuda sambil memindai tubuh Maria dari atas kebawah. "Pe_pembantu kamu bilang?" Maria menggertakan gigi kesal. Pemuda itu bangkit menghampiri Maria yang mematung shok. "Yups. Ngomong-ngomong, Nuginya mana ?" Belum sempat Maria membalas, Nugy sudah berdiri diambang pintu sambil mengatur nafas karena kelelahan berlari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines