MY BAD BOY AGAS

MY BAD BOY AGAS

  • WpView
    Reads 21,922
  • WpVote
    Votes 2,030
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 9, 2021
Bagaimana perasaan Nara jika Ia yang bodo amatan tentang lelaki tiba - tiba dijodohkan dengan lelaki yang tak dikenalnya, Bad Boy pulaa.. Syok? Sedih? Kepaksa Or bahagia? Agas dan Nara namanya. jika satu Bad Boy, yang satunya malah Good girl. yang satu Hobby buat Dosa yang satunya malah anti! Jika yang satu bar- bar, yang satunya malah penyabar. Tapi begitulah Cerita ini, berbeda itulah yang membuatnya semakin istimewa.. "Gue gak suka bad boy! Dan gak bakal mau sama bad Boy!-" "kalau gue sukanya sama lo gimana?? #1 on Agas Tertanda- 𝓝𝓾𝓻𝓾𝓵 𝓙𝓪𝔀𝓱𝓪𝓻 𝓘𝓵𝓪𝓱𝓲 -𝚜𝚎𝚙𝚝𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛 - 𝚓𝚞𝚗𝚒 END DAN MASIH LENGKAP! _ Baca yukk:) Tolong jangan plagiat, berfikir itu susah.. ini murni hasil pemikiran saya sendiri, Bila ada kesamaan nama, atau kejadian mohon di maklumi.
All Rights Reserved
#748
nakal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamualaikum Imamku
  • FANONARA                                                                [END]
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • ASHA
  • DAVARA
  • Di Balik Patah Hati [SELESAI]
  • Ikhwan [SELESAI]

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines