Another Moon

Another Moon

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 6, 2022
Seperti halnya Pluto, keberadaannya yang tidak dianggap sebab orbitnya yang terlampau jauh. Dunianya yang gelap membuatnya tak nampak di peredaran. Sinarnya yang gemerlap menjadikannya nyaris lenyap. Layaknya Fomalhaut di konstelasi Piscis Austrinus, kesepian tak lagi asing baginya. Sebab piringan debu yang pernah memeluknya telah lama menghilang. Sosok Planet kecil itu tak lagi merasakan hangat setelahnya, yang ada hanya kepingan luka yang bahkan tak mampu ia ingat. "Aku mungkin nggak bisa bawa bulan buat kamu, tapi aku bisa jadi bulan buat kamu," ucapnya sembari menatap dalam kedua bola mata gadis dihadapannya. ©Yuuupiter 2020
All Rights Reserved
#16
astronomy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nervous (Completed)
  • Mars & Pluto (Sudah Terbit)
  • Polaris Cinta Kehidupan (Lengkap)
  • Diary Salsa (Completed)
  • ANGKASA [END]
  • KEIZA✔ [END]
  • Forskel (BERAKHIR)
  • DiaNda (END)
  • BINTANG&BULAN
  • Heliosentris [TAMAT]

"Mencintai seseorang itu sama seperti daya dalam fisika, sama-sama membutuhkan waktu dan usaha." ~~~ Persamaan itu sama seperti ketika sedang menaklukan hati seseorang, dimana perlu waktu untuk mencintainya dan usaha untuk membuat hatinya luluh. Sosoknya yang dingin seperti bongkahan es, dan wajahnya yang datar melebihi tembok. Tapi entah kenapa membuat Aranasya selalu terpikat. Notes : Maaf apabila ada typo atau tidak sesuai PUEBI. Untuk alur cerita murni hasil pemikiran sendiri. Rank #1 Nervous Cover on Weebly Pinterest Publish on 28 December 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines