If I Ain't Got You

If I Ain't Got You

  • WpView
    Reads 237
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 31, 2025
Mustahil rasanya saat melihat seorang Tanesya Zelena memiliki rasa takut. Melihat betapa 'kerennya' wanita berusia 28 tahun yang memiliki sederet bisnis yang sukses dilakoni sejak masih berstatus mahasiswa. Rupa yang cantik, tubuh yang menawan serta keluarga bahagia yang dimilikinya. Muda, Cantik, Pintar dan Kaya. Bahagia, sempurna bukan? Seharusnya begitu. Namun, di dunia ini tidak ada yang sempurna. Tanesya memang memiliki sederet keunggulan, tapi satu hal yang selalu menemani hidupnya. Rasa takut. Alih-alih melawannya, Tanesya lebih memilih kalah dengan rasa takutnya. Rasa takut yang selalu menemaninya semakin besar saat Dia harus dihadapkan dengan sebuah tanya dari dirinya sendiri. If I ain't got you? Rasa takut itu bercabang, selamanya ketakutan dan sendirian atau seseorang akan menemaninya menghadapi rasa takut itu meski Tanesya takut Dia tidak pantas bersanding dengannya.
All Rights Reserved
#8
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Bitter Is You || ✔ ||
  • Stand By You [SUDAH TERBIT]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • RAHASIA CINTA [ON GOING]
  • Strong Girl Michella (END)
  • ANUGERAH [End]
  • My Possessive CloseFriend [COMPLETED]
  • NADIRAEFAL

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines