By mistake

By mistake

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 14, 2020
"Diam kamu!!! Mau dipukul juga hah?!!!." Teriak sang bunda dengan penuh emosi. "Yha!!! Lebih baik aku yang dipukul dari pada lala!! Dia salah apa sih bun!!!". Ucap lili dengan nafas memburu. "Oh baik kalau begitu". Ucap sang bunda kemudian memukul lili dengan sapu yang ia pegang. "Awwss". Lili meringis kesakitan. "Bunda cukup!! Kenapa bunda selalu nyiksa aku sama lili bun!! Bahkan disaat kami ga ngelakuin salah apapun." Ucap lala dengan nada yang sedih tapi dengan sekuat hati ia menahan air mata agar tidak membasahi pipinya. "Salah kalian adalah mengapa kalian lahir di dunia." Ucap sang bunda kemudian melenggang pergi. JANGAN LUPA VOTE AND KOMEN✔️ HAPPY READING ✔️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • about us and him ✔️
  • Sebuah Rasa
  • About Aneska
  • RIRI NATARI [END]
  • NADIRAEFAL
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • WHO ?
  • BarraKilla
  • Weird Wedding ✓
  • VAGALDARA [TERBIT]

[CERITA LENGKAP] ☁☁☁ "KENAPA HARUS SAHABAT GUE?!!" "Sorry" "Semuanya udah terlambat, asalkan lo tau rasa sakit yang gue rasain berkali-kali lipat. Lo yang selingkuhin gue dan sahabat gue sendiri yang jadi selingkuhan lo" "Aku tau aku salah, aku minta maaf" "Gue minta maaf" "Aku yang salah disini" "Gak akan ada asap kalau gak ada api kan??" ☁️☁️☁️ #2 fiksi remaja [28 Agustus 2020] #1 khianat [28 Agustus 2020] #1 keraguan [28 Agustus 2020] #2 mandiri [28 Agustus 2020] #2 pisah [29 Agustus 2020] #2 hurt [5 September 2020] #1 bucin [10 September 2020] #3 lelah [10 September 2020] #1 kecewa [14 September 2020]

More details
WpActionLinkContent Guidelines