Psychophone

Psychophone

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 5, 2020
Selain Rokok, ada juga Ponsel bisa membunuhmu!!! Siapapun juga bisa ikut terbunuh karenanya. -Thesya ---- Seorang gadis cantik bernama Anathesya Hewrlings yang sedang berusaha keras untuk menghindari ponsel miliknya. Iya, itu memang sekedar ponsel biasa. Tetapi, Itu sangat berbahaya!!! Jiwa dan hatinya pun ikut terseret ke dalamnya sehingga memunculkan sebuah nafsu sekaligus hasrat. Ponsel itu dapat membunuh ketiga hal berharganya. Gadis itu mencoba untuk berteriak "minta tolong". Namun, tak ada yang mendengarnya. Karena, semuanya sudah terlambat! Lalu, bagaimana dengan Thesya? Apakah ia bisa menyelamatkan dirinya dari ponsel tersebut? Apakah semuanya bisa menjadi normal kembali? HATI-HATILAH DALAM MENGGUNAKAN PONSEL! BIJAKLAH DALAM MENGGUNAKAN NYA!. #dilarangplagiat (Tentang cast masih rahasia ya manteman ^^)
All Rights Reserved
#984
klasik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • Vengeful Devil
  • Dark Side | Felix ✓
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • KELLA THE LEADER  (END)
  • Beauty Psycho (END)
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Indigo vs Psikopat 🔞 ✔ [Sudah Terbit]
  • INEFFABLE

[Sebelum baca, follow akunku dulu yah!] #1 dalam Mystery/Thriller [22 Januari 2019], #1 dalam Remaja [14 Januari 2019], #1 dalam Misteri [14 Januari 2019], #2 dalam Pembunuhan [2 Januari 2019] Kehidupan di SMA Argosaka yang semula tenang berubah menjadi penuh kekhawatiran. Insiden pembunuhan terjadi secara beruntun. Korbannya tak lain adalah siswa SMA Argosaka. Tak ada yang tahu alasan mengapa siswa-siswi tersebut dibunuh. Pihak sekolah menutup proses investigasi. Menetapkan kasus ini sebagai kasus bunuh diri. Akhirnya polisi harus menyerah dan undur diri. Namun, saat polisi menutup kasus, beberapa siswa justru mendapat petunjuk dari surat-surat anonim. Mereka harus memecahkan teka-teki isi surat anonim tanpa bantuan polisi. Apabila gagal, taruhannya adalah nyawa mereka sendiri. Saat persahabatan mulai diragukan, kejujuran mulai dipertanyakan, keselarasan pikiran tak mampu diusahakan. Kesetiaan pun menjadi ancaman. Apakah masih ada yang namanya teman? Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines