Karantina (Completed)

Karantina (Completed)

  • WpView
    Reads 1,626
  • WpVote
    Votes 260
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[Sudah terbit di Laskar Publisher, novel masih bisa di pesan lewat Shopee, link ada di bio profil.] Katrina Anastasya, kebanyakan orang memanggilnya dengan nama Kara, gadis pencinta mochi yang terjerat banyak masalah dengan kedua cowok yang hadir secara tak sengaja dalam hidupnya. Ataukah semua itu karena takdir? "Setelah semua yang gue alami, lo hadir di hidup gue, lo coret semua kertas di hati gue yang gelap menjadi berwarna." Cowok dingin berhati beku dengan segudang sifat badboy yang telah ter cap jelas di dalam dirinya, siapa lagi kalau bukan Laskar Marcellino. "Gue hanya bisa mengagumi lo, mengagumi semua yang ada di diri lo dan merelakan lo dengan orang lain tapi gue yakin semua itu akan berubah." -Rangga Prayoga, cowok keren pindahan dari Inggris dengan segala kesempurnaan di dirinya membuatnya harus bersaing dengan Laskar yang notabene nya adalah bad boy dan ketua geng motor terkenal di Jakarta. ALASTAR!!
All Rights Reserved
#109
balas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • ASKARA [END]
  • Can I Get You?
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • Talaskar [End]
  • BAD GIRL VS KETOS GALAK
  • DEVAN & ADARA
  • UMBRELLA
  • ALKASYHA√
  • DAKSA [END]

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines