Catatan Akhir OSIS

Catatan Akhir OSIS

  • WpView
    LECTURAS 21,179
  • WpVote
    Votos 1,987
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 10, 2025
Judul awal: Angkatan 25 Kalo manusia, di usia 25 itu lagi mateng-matengnya menata masa depan. Mulai mikirin hal-hal serius, semisal nyicil rumah, memilah-milih calon pasangan hidup, dan rencana baik lainnya. Intinya, di usia 25 seorang manusia udah harus punya perubahan dalam hidupnya. Tapi gimana ya sama suatu Organisasi? kira-kira di usia/angkatan 25 ini, OSIS bisa memajukan nama baik sekolah gak ya? Merancang masa depan kepengurusan untuk generasi selanjutnya. Atau malah mundur, lalu putar balik. "Angkatan 25 paling diharapkan untuk bisa membawa perubahan baru bagi nama baik sekolah." "Berat juga ya, jadi angkatan 25." "Capek!" Azka dan Safana, ketos dan waketos STM PENUS akan memberimu pengalaman baru, mengajakmu berkenalan dengan dunia organisasi yang sesungguhnya. Bukan hanya tentang Organisasi Intra Sekolah saja, di sebuah pengurusan ini mereka mulai mencari jati diri, sahabat sejati, sebuah keluarga dan cinta yang beriringan dengan luka. Hak cipta di lindungi oleh Tuhan yang maha Eka, eh Esa.
Todos los derechos reservados
#656
goodgirl
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido