Tanpa Cahaya Bulan

Tanpa Cahaya Bulan

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Sep 23, 2020
Jean sedang sial, duduk di kursi taman. Seorang wanita dingin tanpa emosi melihat itu saat malam yang sunyi tanpa orang lain di dekat mereka. Lalu, apa yang mereka bicarakan? Created Great Story by: JaimeGrim Note: Dilarang Keras Plagiat!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tulisan Ghani (SELESAI)
  • Dua Sejoli Tapi Bukan Pacaran
  • Mon Amour
  • TCOMHIATN [TAMAT]
  • Ruang Kosong
  • My Introvert Life
  • Kisah Cinta Kita | Oneshoot Nosung
  • Cause You're Enemy (Hyunjin x Yeji)

Ketika pertama kali mengenal Zita, Ghani melihat perempuan itu tak lebih dari sekedar murid biasa. Matanya, senyumnya, cara ia bicara, suaranya, gelak tawanya, gerak-gerik tubuhnya, tidak ada yang spesial. Namun, di tahun kedua sekolah, perlahan-lahan semuanya berubah. Ghani melihat ada yang berbeda. Zita bukan lagi murid biasa seperti yang selama ini tertanam di benaknya. Zita lain. Sesuatu dalam diri perempuan itu membuat Ghani jadi ingin lebih tahu, lebih kenal, lebih dari semua orang yang pernah ada dalam hidup Zita. Saat Ghani mengambil satu langkah lebih dekat dengan perempuan itu, tiba-tiba saja Zita berhenti bergerak. Dinding yang tinggi tiba-tiba hadir dan membuat Ghani bertanya-tanya. Setelah mengalami itu, Ghani sadar bahwa keadaan Zita adalah yang paling penting. Ghani mulai belajar bahwa menyayangi seseorang bukanlah lagi masalah memiliki atau tidak. Apa yang Ghani inginkan adalah Zita bahagia. Dari perempuan itu, Ghani mulai mengerti arti dari ketulusan. ================================================================ © 2023 Radin Azkia

More details
WpActionLinkContent Guidelines