--- Gracella Exelyn tak pernah tahu rasanya dicintai balik. Ia hanya tahu cara menatap dari jauh, menyimpan harap, lalu pulang membawa luka-yang tak pernah benar-benar ditanyakan, apalagi dijawab. Ceritanya bukan tentang cinta yang indah. Tapi tentang perasaan yang tumbuh tanpa dipelihara. Tentang air mata yang jatuh diam-diam di balik senyum. Tentang bagaimana seseorang bisa hancur perlahan oleh perasaan yang bahkan tak pernah disadari oleh orang yang dicintainya. Dan ketika luka itu terus diam, tak pernah mendapat jawaban, Gracella pun mulai bertanya: sampai kapan harus menunggu seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar melihatnya. ---
More details