Argia (Tamat)

Argia (Tamat)

  • WpView
    LECTURAS 39,651
  • WpVote
    Votos 3,899
  • WpPart
    Partes 49
WpMetadataReadConcluida lun, feb 13, 2023
Kalau biasanya para murid selalu menunggu jam pulang sekolah. Bahkan, lebih cepat maka lebih menyenangkan. Namun, berbeda dengan Almaira. Ia tak ingin cepat pulang dan kalau bisa, ia sudah ingin berhenti sekolah. Satu hal yang pasti, sekarang Almaira Mahveen sangat takut! Note: Persiapkan diri untuk membaca kisah ini. Jangan sampai pusing, sebab teka-teki di dalamnya mampu menguji pikiran. Baca selengkapnya di sini! [End] Written by: Pitri Ani Senja_Berbisik Cover design by milda_designn Mulai: Kersik, 2 Oktober 2020 Selesai: Kersik, 2 Juli 2022
Todos los derechos reservados
#703
anaksma
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • O7X
  • DEXTER
  • About Our School [TAMAT]
  • I'M NOT STUPID! [TELAH TERBIT] ✓
  • Beauty Psycho (END)
  • Sorry and Thanks (TAMAT)
  • Secret Love Letters [ TERBIT ]
  • About School Dormitory [Sequel AOS]✔
  • AMARA
  • BE MINE || END
O7X

"KELUAR!!"teriak Ezra memasuki toilet perempuan. "Semuanya KELUAR bangsat!!" Satu persatu bilik kamar mandi ia dobrak. Memastikan tidak ada orang yang tersisa. Perempuan berkacamata itu berjalan mundur, mendapati mimik wajah Ezra yang begitu emosi. "Berani ya lo maen-maen sama gue!" Ancamnya. Tubuh Nasya menabrak dinding ujung toilet. Gadis kelas X itu tak tahu apa yang direncanakan kaka kelas songongnya itu. "Lo kan yang ngirim teror SMS kampungan kaya gini?" tunjuk Ezra memperlihatkan ponsel miliknya. Seringai senyum licik terukir dibibir tipis milik gadis berambut hitam seleher. Tangan kanannya membenarkan letak kacamata yang sempat miring. Aaaa Teriakanya tertahan. Ezra mencekik leher Nasya dengan perlahan. Berharap gadis itu segera memohon dan mengakui perbuatannya. "Gue buka cewe pengecut yang maennya sembunyi-sembunyi, sorry bukan kelas gue" "CATAT!! ini kedua kalinya lo buka kartu buat gue, thanks" ucap Nasya dengan suara tertahan. Persetan dengan anak ingusan ini mampu mempermainkan emosi Ezra begitu cepat. Darah tingginya naik sangat pesat. Cekikannya Ezra pererat. Tangan kirinya bersiap untuk memukul gadis ambis didepannya. Beberapa inci lagi tangannya bisa menyentuh kepala gadis itu. "BUKAN DIA PELAKUNYA!!" teriak seseorang yang menerobos masuk. __________***_______ Rank # 1 in misteri ( 41,5 k) 6 Mei 2022 # 1 in teka teki ( 5,6 k) 7 Mei 2022 # 12 in love (258 k) 8 Mei 2022 # 1 in penerbitakad (829) 3 Juni 2022 # 7 teenfic (155 k) 14 Juni 2022 🔔toxic no sensor, LGBT, seksual Content, kekerasan fisik.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido