The Crazy CEO (Crazy Series #1) (End)

The Crazy CEO (Crazy Series #1) (End)

  • WpView
    LECTURES 55,536
  • WpVote
    Votes 5,088
  • WpPart
    Chapitres 30
WpMetadataReadTerminé dim., déc. 27, 2020
Terlahir sebagai bungsu Dirgantara, tak ada satu pria pun yang cukup berani untuk mendekati Vely. Mengingat keluarganya yang begitu overprotektif padanya. Sampai Devon muncul. Devon akan melakukan apa pun untuk menguasai perusahaan peninggalan papanya melawan ibu dan saudara tirinya. Devon yang terkenal sebagai CEO yang kejam dan licik, bahkan rela menjual jiwanya pada iblis demi menguasai perusahaan. Namun, ketika Devon melihat Vely, ia sudah menetapkan tujuan. Vely adalah jalannya menuju kekuasaan. Di sisi lain, Vely memiliki kemampuan melihat dan mendengar pikiran orang-orang yang dikenalnya. Tentu saja, seumur hidupnya, ia belum pernah melihat pikiran yang lebih gila dari pikiran seorang Devon. Devon berkeras mengejar Vely, Vely setengah mati membenci Devon. Cinta di antara mereka? Jangan harap!
Tous Droits Réservés
#600
office
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Gara-Gara Tas, Aku Jadi Sasaran
  • Beautiful Idol's Secret  2
  • My Hero is a Man in a Suit
  • CEO'S SECRET (COMPLETED )
  • My Cute Office Girl
  • My One Night Stand is My CEO | #1 WILLIAM'S BOOKS SERIES |
  • I'm For You, Mr. Russell
  • Time With You [END]
  • The Unforgettable
  • The Beauty of Ruin

Carissa Sekar Larasati, seorang gadis biasa yang bekerja di divisi Analisis Data pada Geraldo Global Ventures, menjalani hari-harinya dengan tenang dan nyaris tak terlihat. Selama dua tahun bekerja, ia belum pernah sekalipun bertemu dengan CEO misterius yang kabarnya dingin, tegas, dan sulit didekati. Baginya, yang penting adalah bekerja dengan baik dan tidak menarik perhatian atasan. Namun, segalanya berubah drastis ketika Carissa pergi ke pusat perbelanjaan bersama sahabatnya untuk membeli tas Namun, tepat saat ia hendak mengambil tas terakhir di rak, sebuah tangan lain meraih tas yang sama. Tidak terima, Carissa tanpa ragu langsung beradu argumen dengan pria yang ia anggap "penyabotase tas orang". Dengan nada kesal, ia memaki pria itu sebagai "si angkuh yang sok kaya dan egois". Siapa sangka kesialan datang begitu cepat? Keesokan harinya di kantor, Carissa kembali bertemu dengan pria itu-dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui bahwa pria tersebut adalah Calvin Amos Geraldo, CEO Geraldo Global Ventures! Di antara rasa takut dipecat, insiden-insiden memalukan, dan pertengkaran kocak soal tas, Carissa mulai menyadari akan satu hal: Calvin tidak sekaku yang ia bayangkan. Bahkan, pria itu sepertinya menikmati setiap kali ia melawan atau memprotesnya. Tapi, apakah perhatian Calvin hanya karena insiden tas sial itu? Atau ada alasan lain yang lebih dalam di balik tatapan tajam dan sikap jahilnya? Satu hal yang pasti, sejak hari itu, kehidupan Carissa di kantor tak pernah lagi berjalan normal-terutama saat CEO menyebalkan itu terus-menerus muncul dalam hidupnya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu