Story cover for DEVAN & DELIA by dellasaraswati17
DEVAN & DELIA
  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 255
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 255
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Sep 20, 2020
hari-berhari telah berlalu
waktu semakin cepat
cuaca juga berubah begitu saja
entah perasaan apa yang aku alami ini
mungkinkah aku sedang jatuh cinta? 
atau aku hanya berhayal? 
Tuhan, ku mohon jangan biarkan 
cintaku ini hilang begitu saja
jangan biarkan badai membawa rasa ini terlalu jauh dan tidak bisa mendekat padanya sedikit pun
apakah perasaanku ini benar atau tidak?
aku sama sekali tidak tau
kenapa orang itu datang? 
kenapa dia membuat hati ini seperti kaktus
seperti daun kaktus yang berduri
rasanya sakit ketika melihat dirimu bersamanya
sesaat aku merasa kalau hati ini hanya sebentar, lalu menghilang begitu saja seperti kertas yang sudah dibakar lalu hancur menjadi abu
seperti itulah isi hati ini sekarang
aku sama sekali tidak tau
ada apa ini? 
apa inikah yang dinamakan rasa cemburu? 
iya mungkin kata orang benar, sebelum rasa cemburu itu ada
maka rasa cintalah yang lebih dulu ada dalam hati ini


hingga pada suatu hari, apa benar hati ini dihancurkan hanya dalam sebuah kecelakaan besar yang dialami oleh Delia
sesaat kenapa Kau menghancurkan hati ini Tuhan
saat aku sudah bersedia menerima dia dihati ini kenapa malah Engkau yang membuat aku semakin tidak berdaya
apa ini kesalahan aku? Karena lama mengungkapkan perasaan ini
tapi apakah salah jika aku mengungkapkannya lama
aku tau, aku memang bodoh dalam percintaan
aku ini memang pria yang egois, tidak peduli pada siapapun
tapi kini aku sadar, hanya dialah pendamping hidupku
dari rasa cemburu itulah yang membuat aku semakin paham dan mengerti apa arti dari cinta



LANTAS BAGAIMANA KISAH SELANJUTNYA?? 

PENASARAN KAN?? 

AYOO DIBACA:) 💜💜💜
All Rights Reserved
Sign up to add DEVAN & DELIA to your library and receive updates
or
#346popular
Content Guidelines
You may also like
TIME will TELL {On Going} by bLuE096r
15 parts Ongoing
"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡
You may also like
Slide 1 of 10
Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)  cover
Sib's Power [✓] cover
The Cool BadBoy (REVISI) cover
PEKA cover
N O R A [on going] cover
Random Boboiboy Halilintar [REVISI] cover
Meng! cover
Semu [Completed] cover
TIME will TELL {On Going} cover
Lovely sister(?)~ (S1) (S2) [End] cover

Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)

12 parts Complete Mature

Mengapa? cinta datang jika hanya untuk menyakiti, lalu pergi dan meninggalkan luka yang sangat dalam di lubuk hati. Haruska aku egois demi cinta? Pantas kah? Aku mendapatkan dia yang nyaris sempurna, dengan seorang gadis nakal yang selalu bolos dan bobby dugem sepertiku. Jawabannya jelas tidak! Karena dia yang kucintai. Memilih pergi dan menikah dengan wanita lain, tanpa mau berjuang bersamaku. Dia menyakitiku bertubi- tubi. Dimana aku menyaksikan dirinya bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan. Memang aku yang terlalu bodoh, karena menyimpan rasa cinta kepada kakak tiriku sendiri. Sudah pasti cinta ini berakhir sia- sia. Aku sudah cukup berjuang untuk meyakinkan dirinya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tetap memilih pergi. Saat itu hatiku sangat hancur membuatku nyaris gila dan putus asa! Akhirnya! Semua kenakalan yang tidak lagi kuperbuat selama mengenalnya, kini kembali kulakukan. Tiada lagi hari- hari indah yang kulalui semua terasa hampa. Di sekolah hukuman kembali menjadi candu bagiku. Sampai seseorang membuatku kembali bangkit dan membuat hidupkku kembali berwarna. Dia adalah......