aku dan takdirku

aku dan takdirku

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 25, 2020
"oh iya Rin tadi Lo keruangan pasien gua kan?" ucap ku. "..." "woi lo kenapa diem aja, terus muka Lo kek orang abis liat setan aja" ucapku yang sudah sangat kesal kepada sahabat ku yang satu ini. "ini lebih dari setan nda, iya gua keruangan pasien Lo dan Lo harus tau ayah pasien Lo itu orang yang selama ini Lo haluin setiap hari nda!" ged perasaan ku gak bisa di deskripsikan dengan kata-kata. yah aku senang impian ku selama bertahun-tahun akhirnya terwujud, yah aku ingin bertemu dengan dia.aku kira ini mimpi tapi ini bukan mimpi. "gak mungkin Rin, Lo boongkan Ama gua gak mungkin!"ucap ku berjalan mundur sambil menggelengkan kepala tak percaya. dan saat itu juga aku tersadar marga mereka sama, sama-sama park apa benar. aku berlari kearah ruangan pasien tersebut,dan ketika aku sampai aku, aku melihat ada seorang pria yang duduk sambil menggenggam tangan anaknya. cklekk.. ku beranikan diri untuk membuka pintu itu. deg deg dia dia orangnya, orang yang membuat ku love myself sampai sekarang dan dia dia adalah..... penasarankan, sama author juga kwkwkw maap yah kalo Masi gaje ini cerita pertama ku heheh kalo kalian pengen tau cerita setia yah heheh
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • nyaman-jjk
  • THE BILLIONAIRE'S STRONGEST PREY - JIKOOK/KOOKMIN [END] [BERBAYAR]
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • penyesalan kirana
  • TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!)
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • Dream. How To Fight x Male Reader
  • ily my bodyguard✅(jikook)
  • TENTANG SEPASANG
  • I Want It! I Got It! [END]

siapa namamu? kenalkan namaku y/n, kau mau berteman dengan denganku?- y/n aku mengulurkan tanganku tapi dia hanya diam dan tersenyum sambil melihat tanganku hei kau tak mau knlan denganku? beri tahu aku namamu- kataku sambil meraih tangannya untuk bersalaman dia mlh menghindar dan menangkis lembut tanganku, aku agak kesal padanya. tak lama kemudian suster datang dan memberi pria itu buku dan pena " maaf nona dia penderita tuna wicara jadi dia tak bisa berkomunikasi langsung denganmu"-suster mwo? jinjja?- kataku terkejut aku melihatnya dan dia tersenyum manis padaku... " tak apa aku akan tetap berteman denganmu karna aku akan sangat lama di rumah sakit ini, kita akan sering bertemu" -masih proses pengeditan -vote dulu baru baca -halu area

More details
WpActionLinkContent Guidelines