Story cover for WINTER SEA by Angelinaptrx
WINTER SEA
  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 18
  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 18
Complete, First published Sep 21, 2020
PERINGATAN!!JANGAN DIBACA JIKA KALIAN MUDAH BAPER!!

Hanum adalah seorang wanita yang menyukai alam semesta.
Ketika ia sedang berlibur di pantai ia melihat seorang lelaki yang mampu membuatnya terpikat.

Apakah Hanum akan terus melanjutkan perasaanya atau justru akan berhenti di titik pertemuan pertama mereka?teruslah ikuti kisah Hanum yang dicampuri rasa suka dan duka secara bersamaan.
All Rights Reserved
Sign up to add WINTER SEA to your library and receive updates
or
#39moccachinopublisher
Content Guidelines
You may also like
Aksara Lingga by Larisakuma08
59 parts Complete
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
You may also like
Slide 1 of 10
Please, Love Me (END) cover
Apa Itu Cinta? (Completed) cover
Apple--h.hyunjin √ cover
Diagnosis: Harapan [MS 1] cover
Elshanum & Albirru cover
Kembang Api Milikku [Lengkap] cover
Caramel Macchiato [SELESAI] cover
Aksara Lingga cover
You Drive Me Crazy! [END] cover
Until The End Of Story  cover

Please, Love Me (END)

61 parts Complete Mature

Sebum mau baca, cuma mau ngingetin di dalam terdapat banyak kejadian yang gak pantas untuk bocil di bawah 17 tahun yee kalau tetep baca gak papa itu hak sih tapi jangan sampai rugi in diri sendiri dan Nola oke CERITA INI DALAM TAHAP REVISI **** Hana rela menikah dengan lelaki yang ayahnya tentukan demi kesembuhan ibunya. Gadis berusia sembilan belas tahun yang baru saja lulus SMA beberapa hari lalu itu pasrah ketika ayahnya menikahkan dirinya demi kepentingan bisnis. Parahnya, suami Hana tidak pernah menyukai Hana dan selalu menyiksa Hana setiap kali lelaki itu kesal dan mengingat pernikahan mereka. Namun, demi ibunya Hana akan terus bersikap selayaknya istri yang baik untuk Askara walau tak pernah di pedulikan oleh lelaki itu. "Momy, Dady, tolong izinkan Hana untuk pergi, tolong, Hana sudah lelah" Selayaknya manusia biasa, Hana juga memiliki batas kesabaran dan dikala dia benar benar tak mampu bertahan lagi, bisakah semesta berpihak kepadanya? "Sesuatu yang sudah berada di tanganku tak bisa seenaknya pergi dariku, Hana. Terlebih kamu membawa semua bagian dari diriku, " Tapi, bagaimana jiga semua yang ternyata berbeda dari apa yang Hana pikirkan selama ini . "Di dunia ini, kita tidak bisa percaya hanya kerena seseorang itu bersikap baik pada kita."