Potato & The Witch

Potato & The Witch

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 21, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Aku heran sama manusia yang ngaku-ngaku dirinya kentang. Nggak kok, aku gak ngatain mereka narsis atau pansos. Cuman sedikit lucu aja. Kenapa aku bilang begini? Soalnya, ada rahasia yang aku simpan baik-baik. Aku ini kentang. Bukan, aku gak lagi ke makan omongan sendiri dan sok ngaku kentang. Masalahnya, aku ini emang kentang. Benar-benar kentang yang dipanen dari kebun belakang. Lalu gak sengaja terkena mantra sihir yang membuatku jadi manusia. Manusia setengah kentang. [Start 21 September 2020] Salam dari Author yang lagi cosplay jadi kentang.
All Rights Reserved
#299
general
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • New World [REVISI]
  • (Book 1)Invisible Sin : The Girl Who Was Cursed (END)
  • POM #1 The Return of the Witch [END]
  • Magicall Land Academy✔
  • ARUNIKA'S WORLD (SELESAI)
  • Alara's Brothers (Telah Terbit)
  • Magia Academy [END]
  • AdeRa [End]

Sequel Ventiones Academy **** Sebenarnya tidak ada yang aneh di hidupku. Hidupku berjalan seperti remaja usia empat belas tahun pada umumnya. Tetapi, seketika semuanya berubah. Iya, berubah. Tidak, bukan berubah dunianya yang berubah. Tapi, aku selalu dikejutkan dengan bisikan seorang lelaki yang begitu ... lembut? Dari nada bicaranya, sih dia seperti merindukanku, baiklah aku mulai ge'er sekarang, jadi lupakan. Kemudian, merasa diawasi setiap berada di luar rumah. Sampai akhirnya .... Aku bertemu seorang gadis yang kelihatannya seusiaku, dan dia mengaku bahwa aku adalah 'sahabat setianya'. Hahaha, 'sahabat setia'? Terdengar seperti 'babu setia' menurutku, upss. Tapi itu sungguhan. Lebih parahnya lagi, aku bisa mengeluarkan api dengan tanganku ketika aku sedang marah ataupun kesal. Waktu itu, hampir saja api ini membuat temanku terbakar. Beruntung aku langsung menjauh darinya. Sungguh mengerikan. Tapi, kenapa aku bisa mendapatkan hal aneh seperti ini? Kenapa aku bisa merasakan hal aneh seperti ini? Apa aku tidak normal? **** *Perhatian, banyak umpatan kasar di sini. Jadi dimohon untuk jangan menirunya di kehidupan sehari-hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines