Renungan Zaman (On Going)

Renungan Zaman (On Going)

  • WpView
    LECTURAS 202
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 19, 2020
Cinta yang tepat. Waktu yang salah. Mungkin inilah yang dialami Pandji saat itu. Hidup di zaman akhir kolonialisme di Indonesia dimana politik etis mulai diterapkan, namun mindset masyarakat Hindia Belanda masih terjebak dalam stratifikasi sosial membuatnya berada didalam posisi yang membingungkan. Pandji mencintai gadis belanda bersekolah bersamanya di HBS, namun keadaan saat itu tidak memungkinkan. Pandji juga terjebak dalam pergolakan kebangkitan nasional, dimana ia sebagai seorang pribumi terpelajar memiliki tanggung jawab moral untuk memperbaiki keadaan bangsanya Kisah ini adalah sebuah ironi dari perjalanan kolonialisme di Indonesia. -Selamat menikmati-
Todos los derechos reservados
#466
indonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • VARBODEN [BL]
  • Maula dan Nicolas
  • GEGER PECINAN, 1740 [End]
  • Let Me Love You [TERBIT]
  • " OLD BODY NEW SOUL "
  • perjalanan waktu
  • Cinta Nyai Ragajampi (READY) Diterbitkan oleh LovRinz Publishing
  • Ellie's Redamancy
  • Past Love Part 1

East Indies 1917, ditengah kekuasaan kolonialisme yang dipenuhi dengan ketidakadilan, ketika nasib mempertemukan dua insan dari dunia yang bersebrangan. kisah antara sang Jenderal yang disegani, dan seorang Jurnalis Pribumi yang suka mengkritik sistem Kolonialisme. Jenderal yang menyukai keberanian si Jurnalis, menarik sebuah hubungan haram yang terasa makin memabukkan namun menghancurkan kedua insan secara perlahan. Jenderal tidak ragu akan cinta dan pengungkapan nya, terus mendorong si Jurnalis ke garis batasnya. Mereka berbeda, namun ada satu kesamaan yang malah menjadi penghalang terbesar. Akankah mereka memilih untuk mengkhianati bangsa mereka sendiri demi cinta? atau menghancurkan perasaan mereka dan saling menghancurkan selayaknya penjajah dan yang dijajah? ----- Cover from pinterest Slow update (kalo ada ide + mood doang) --- Jangan bawa cerita ini ke ranah sejarah yang sebenarnya karena bisa dipastikan cerita ini 100% ngarang. --- Kalian bisa tanya atau kritik di pesan terimakasih --- Jangan lupa vote yaa, buat penyemangat ajaa --- Yang paling penting cerita ini tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun. Dan tidak melakukan Plagiat sama sekali, apabila terdapat kesamaan dalam scene itu murni ketidaksengajaan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido