Kisah
  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 21, 2020
Afiq Afandi. Seorang pria muda yang berusia dua puluh tahun. Di usia mudanya, ia harus berjuang bertahan dari penyakit yang sejak dua tahun lalu bersemayam di tubuhnya. Leukimia. Itulah nama penyakit yang menggerogoti tubuh Afiq. Bolak-balik mencari rumah sakit ternama dan dokter terkemuka, sudah menjadi rutinitas Afiq. Demi satu harapan yang selalu ia panjatkan di dalam doanya, yakni kesembuhan. Tetapi sampai detik ini, kata 'sembuh' seperti menjauh darinya. Ia sempat jenuh akan semua pengobatan yang dilalui hingga pasrah menunggu kapan Sang Pencipta mengirimkan malaikat pencabut nyawa untuk membawanya kembali ke hadapan-Nya. Pernah terpikir olehnya bahwa hidupnya sudah hancur sejak dokter pertama kali mendiagnosa dirinya menghidap Leukimia. Namun sebab dukungan dari keluarga dan teman-temannya, ia terus berjuang hingga detik ini. Berjuang demi kesembuhan dan kembali hidup dengan normal. Akan tetapi, kisah ini tidak seratus persen bercerita tentang Afiq berjuang dari penyakitnya. Kisah ini bercerita tentang bagaimana Afiq bisa mengorbankan kasih sayang, kebahagiaan kepada orang lain. Tak hanya itu. Kisah ini juga bercerita tentang mimpi Afiq mencarikan jodoh yang terbaik buat kakak perempuannya. Bisakah Afiq terbebas dari penyakit yang selama ini membelenggu dirinya? Akankah mimpinya terwujud di tengah dirinya yang juga harus berjuang dengan penyakitnya? Mungkinkah ada kesembuhan buat dirinya?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BINA
  • Diary Zofanya
  • Menghapus Jejak Luka [EDISI REVISI]
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • 𝐋𝐚𝐤𝐬𝐚𝐧𝐚 𝐁𝐢𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐫𝐞𝐝𝐮𝐩 (𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭)✔️
  • Talk to You [END]
  • My Jack
  • PERIHAL MENGIKHLASKAN
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
BINA

(END) "Aku menggadaikan semua bahagiaku dengan taruhan derita seumur hidup. Apa itu belum cukup hingga kalian ingin menambah derita itu dengan kembali mengulang kesalahan kalian dulu?" Di saat aku hanya diam tak bersuara, mereka mengira aku bahagia. Mereka tidak tau jika sebenarnya aku menyimpan jutaan luka yang semakin hari terus bertambah seiring bertambahnya usia hanya untuk kebahagiaan mereka. Aku terima, semuanya. Tetapi jiwaku mulai memberontak kala mereka ingin mengulangi kesalahan yang pernah mereka lakukan padaku. Aku tidak bisa. Aku tidak ingin. Aku tidak akan hidup seperti itu dan berakhir seperti mereka. Start 05-09-2019 End 25-04-2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido