Moonlit in darkness

Moonlit in darkness

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing10m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 5, 2020
Terlihat seorang anak laki laki yang sedang duduk di area pemecah ombak, ia menatap sendu gemuruh air laut. Tiba tiba ada seorang anak perempuan yang muncul dari belakang sambil mengulurkan permen strawberry. Melihat hal itu anak laki-laki itu pun menengadah ke atas untuk melihat siapa kah seorang yang memberinya permen. Ia pun dengan malu malu mengambil permen tersebut. Setelah sang anak laki-laki itu menerima permenya. Anak perempuan itupun duduk di sebelahnya dan mengajaknya berkenalan. '' Kenalin aku Claretta. '' Pinta anak perempuan tersebut dengan mengulurkan tangannya dan tersenyum manis. Anak laki-laki itu pun membalas senyuman dan uluran tangannya dan memperkenalkan dirinya. '' A-ak.. '' '' Claretta ayo pulang udah sore ini. '' '' ehh iya mahh. Maaf ya aku harus pulang. Nih ada hadiah lagi buat kamu. Semoga kita bisa bertemu lagi. '' '' Terimakasih '' Sahut anak laki-laki tersebut sembari tersenyum manis. . . . . . . . . . . '' Claa, kpn kita bisa ketemu lagi? Lu pasti penasaran sama gw atau ngga? Makasih ya Cla lu udah hadir di saat yang tepat. Semoga kita bisa ketemu lagi. '' Akan kah mereka bertemu lagi? Akan kah mereka saling jatuh cinta? Dan akan kah mereka berakhir dengan bahagia? Hanya Tuhan yang tau. - Moonlit in darkness -
All Rights Reserved
#885
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tu woh chaand
  • 𝐌𝐘 𝐓𝐄𝐄𝐍𝐀𝐆𝐄 𝐋𝐎𝐕𝐄
  • To See You Again [UWMA AU]
  • 𝐖𝐑𝐈𝐓𝐓𝐄𝐍 𝐈𝐍 𝐓𝐇𝐄 𝐒𝐓𝐀𝐑𝐒 (#Duet 01)
  • Word Of Action!✔️
  • Till my last breath [Completed ]
  • Abadi Mohabbat ✓
  • The things we lost in the stream of time / Sano Manjiro Mikey x reader

Zaryan Saeed & Seherunnisa Afnan Kuch rishte aap ki zindagi me ek thande hawa ke jhonke ki tarah aate hain aur kabhi do pal ka sakoon de kar chale jate hain to kabhi zindagi bhar ka gam de kar ke... __________ "Baba is diary me kya he?" Usne pucha to usne apne chehre ke tassuraat badle bagair jawaab diya. "Kuch adhure khuwaab hain" _______ "Main us time se yahan betha hun aur aap mujhe ignore kar rahi hain that's not fair!" "Bhai aap hain kon mere peeche kyun par gaye hain?!" Woh tang aa kar boli thi. "Astaghfirullah! Ignore kar len magar bhai to mat kahen" ______ "Zindagi bohat dhokebaaz hai ek umeed deti hai phir sab wapis le leti hai." Ek ansu uski ankh se gira tha aur najane kitne uske andar. "Aap akele to nahi hain....." Woh chota sa haath jisne uske mazboot haath ko aaj kamzor parne se rouka tha. ________ Just a little warning: it's an emotional rollercoaster so buckle up!

More details
WpActionLinkContent Guidelines