SAVIOR?
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 11, 2022
''Jelita sadewi''. Siapa yang tak tau gadis satu ini, hampir semua murid dan karyawan di SMA Gemerlap Jaya, mengenalnya. Selain menjabat sebagai wakil ketua osis, dia juga terkenal sebagai center ekskul dance yang memiliki paras cantik jelita, body goals, senyum manis dan attitude yang baik. Tak heran jika gadis ini memiliki banyak penggemar rahasia. Jangan tanyakan lagi, karena loker nomor 14 dengan nama 'Jelita Sadewi' , tak pernah sepi dari beragam bentuk coklat, setangkai bunga mawar ataupun sepucuk surat berisi pernyataan cinta. ^~^~^~^~^~^~^~^~^ Dihari yang Jelita anggap buruk, datang seorang penyelamat. Bukan!!! Bukan dalam bentuk malaikat baik, tapi dia adalah lelaki berwajah datar dengan penampilan berantakan. Tak sempat berterima kasih, membuat Jelita terpaksa mencari sosok penyelamat tersebut. Dan tanpa sadar Jelita mengikis jarak pada suatu yang selama ini ia hindari. 10 detik. Waktu yang mampu mengubah presepsi Jelita terhadap lelaki. Tak hanya pandangan tetapi juga perasaan.~
All Rights Reserved
#987
remajasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines