DINA
  • WpView
    Reads 559
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 29, 2021
Dina Ardina adalah sebuah nama unik yang di berikan oleh kedua orang tuanya ketika ibunya melahirkannya sebagai anak pertama. Kebahagian terus mengalir kepada dirinya selama bertahun - tahun. Suatu ketika saat Tuhan membolak - balikan hati kedua orang tuanya itu, mereka memutuskan untuk bercerai. Waktu terus berjalan seiring perputaran bumi mengelilingi matahari. Dina menemukan kebahagiannya. Tanpa rasa curiga di dalam benaknya ia memutuskan membuka hati untuk seorang lelaki pujaannya. Namun siapa sangka, kedua kalinya Dina harus menguatkan kakinya untuk menerima sebuah kenyataan. Tertampar oleh fakta bukanlah hal yang mudah. -----------------------***********------------------- "kita tidak akan pernah mengerti ternyata rencana tuhan itu lebih menyakitkan" - Dina "kamu yang tidak pernah menoleh ke arah ku berada tepat di depan mu. Mengapa kau terus saja menoleh kebelakang ?" - Raka "Bahkan, saat sudah memiliki seseorang. Aku masih melirik dirimu" - Alva abang Rengginang gabut guys, WFH gini gatau lagi mau ngapain, jaga kesehatan ya sayang ❤
All Rights Reserved
#71
idaman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • Nada - nada Raka (Complete)
  • My Name Is Erwinda
  • ARLITA [Selesai] (Terbit)
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Naura & Lukanya
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • ARGA

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines