PENYELAMAT SIHIR (THE END)
  • Reads 29,352
  • Votes 3,444
  • Parts 60
  • Reads 29,352
  • Votes 3,444
  • Parts 60
Ongoing, First published Sep 21, 2020
Seorang Anak Laki-laki yang Hidup dan cerdas dan terlatih datang ke Hogwarts, mengejutkan semua orang di Magical Britain. Harry Potter, pahlawan anak laki-laki, tampaknya tidak berperilaku seperti yang diharapkan siapa pun dan Albus Dumbledore dilemparkan ke lingkaran. Perhatikan saat Harry mengetahui takdirnya saat ancaman besar membayang di cakrawala, tidak diketahui oleh populasi sihir yang tidak menaruh curiga. Akankah Harry Potter bersedia mengambil perannya sebagai Juruselamat Sihir atau akankah dunia terbakar saat dia tidak ada?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add PENYELAMAT SIHIR (THE END) to your library and receive updates
or
#18darkharry
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
ELIO RILEY SERGEYEV cover
Kisah Tak Sempurna cover
How To Be A Good Papa | Noren cover
Kesayangan Bunda cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
He Fell First and She Never Fell? cover
After Graduation cover
Ziel Alexander Dominic [PDF]✔️ cover
Fiction -sungjake✔ cover

Dosa Ku

65 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.