Mysterious Trip (ON GOING)

Mysterious Trip (ON GOING)

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 2, 2020
Keluarga Luxfare membutuhkan hiburan karena rasa bosan menyerang, Pak Rey mengusulkan bagaimana kalau mereka pergi berkemah ke tempat yg tidao pernah mereka tujui. "Perjalanan yg membosankan!" "Kalau ngantuk tidur ajaa" Mereka mengalami kebosanan lagi saat berada di mobil, mereka tertidur dan tidak sadar kalau mereka sudah sampai di tempat yg ingin di tujui nya tersebut. "Ini pohon apa?" "Kayak nya beringin" Beringin? Beringin adalah pohon yg bagus, tetapi ada beberapa cerita kalau pohon beringin dapat mengundang kesialan, mereka tidak percaya dengan hal-hal seperti itu. "Perasaan gw ga enak..." Sudah ada beberapa hal terjadi disini, mereka sudah di beritahu oleh si pemilik hutan itu berkali kali. "Bagaimana dia bisa mati?" "Terdapat luka goresan di dada nya.." "Masa yg diceritain dia bener? Ga mungkin ahh!" "Jangan jangan..." ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Note : Yuk dibaca kawan, jangan lupa vote dan comment ya. Maaf kalo ada kata-kata yg typo, tangan gw kegedean.
All Rights Reserved
#2
relaxing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TABIR ILUSI ( TAMAT )
  • Penguasa Alam Ghaib
  • Lain Dunia (Tamat)
  • ALEYA~~
  • Its Not "TRASMIGRASI"
  • 7 anak indigo
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • Don't Make It a Wrong Place
  • Vlog With Friend's
  • bisikan

~ Cerita Tabir Ilusi akan segera melangsungkan masa Pre-Order kedua yang direncanakan pada bulan Mei, ikuti terus dan jangan sampai ketinggalan yaaa .... ~ "Yee... kita liburan... kita liburan...," tanpa ia sadar, Devanka mengacung-acungkan sendok dan garpu di kedua tangannya sebagai penggambaran energi kegembiraan yang ia rasakan. "Terima kasih. Pa," bisik Indira pada sang suami dengan senyumannya. Bimo hanya membalasnya dengan senyuman. Rencana bahagia yang semula telah dirancang, kini sirna. Teror tanpa henti menyasar keluarga Delisya, semenjak mereka semua menginap di sebuah bangun villa yang berada di puncak, dan dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan Ketakutan pun terus dirasakan setiap saatnya. Bagaimanakah cara mereka untuk keluar dari serangan tak kasat mata itu? Adakah fakta dibalik teror bertubi-tubi, yang menghantui keluarga Delisya? 'Mungkin saat kalian membaca cerita ini, sosok menyeramkan itu tengah berada di sebelah kalian' __________________________________________ Jangan lupa vote, sebelum atau sesudah baca ya, yuk support cerita ini... dan happy reading para good readers.

More details
WpActionLinkContent Guidelines