NAGAZA
  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 15, 2020
Semua telah sirna. Hanyut dalam satu kenangan. Moment-moment yang tercipta kini hanya bayang. Keping-keping tragedi terlintas dalam otak. "Kau datang dengan banyak kejutan. Kau pergi menyisakkan duka. Jangan menggenggam jika nanti harus dilepas." -RANIA PERMATASARI BAGASKARA "Kau hal terindah yang tuhan titipkan untukku. Inginku mendekapmu sepanjang waktu. Harapku semoga kelak kita menyatu." -REGAZA BRAHMANA
All Rights Reserved
#327
berjuang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Only You [Slow Update]
  • Trapped in a wound
  • AURORA
  • Karena Kamu Rumahnya
  • ON SIGHT (Completed)
  • THE CLIMB [Completed]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓

Manusia memang boleh berencana, namun tentang hasil? Tetap saja, Itu akan selalu menjadi rahasia tuhan. Kisah ini memang klise, tetapi tetap saja banyak rintangan dan masalah harus mereka hadapi. [Saya tidak pandai untuk membuat blurb dengan kata-kata yang bagus/menarik, maka dari itu jika kalian penasaran dengan ceritanya, silahkan dibaca kisahnya rega dan alena dari awal hingga akhir. Matur Suwun 🤗] **** 'Tidak perlu banyak kata untuk menjelaskan, jika pada akhirnya kamu meninggalkan.' -Rialena Veranica 'Caraku untuk mencintaimu dalam diam memang salah. Namun, percayalah bahwa aku selalu meminta pada tuhan tiada henti, agar kamu menjadi pendampingku kelak.' -Arkharega Adyatama '''' Dimohon untuk tidak menjiplak / meniru karya saya. Sebab, karya ini memang benar2 dari hasil pemikiran saya sendiri 🙂. Jika kalian membaca cerita ini, jangan lupa untuk 'Vote & Comment' Terima kasih. ~HAPPY READING~ Salam, Shei

More details
WpActionLinkContent Guidelines