NAGAZA
  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 15, 2020
Semua telah sirna. Hanyut dalam satu kenangan. Moment-moment yang tercipta kini hanya bayang. Keping-keping tragedi terlintas dalam otak. "Kau datang dengan banyak kejutan. Kau pergi menyisakkan duka. Jangan menggenggam jika nanti harus dilepas." -RANIA PERMATASARI BAGASKARA "Kau hal terindah yang tuhan titipkan untukku. Inginku mendekapmu sepanjang waktu. Harapku semoga kelak kita menyatu." -REGAZA BRAHMANA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ALYA (END)
  • ON SIGHT (Completed)
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • ALEYA~~
  • AURORA
  • No Longer Mate

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines