Surat-Surat Kepada Sang Kenangan

Surat-Surat Kepada Sang Kenangan

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 15, 2020
WpInfo
Poetry
Pernahkah kalian membuat suatu surat? Bisakah merasakan hati sang penulis? Pernahkah Berbalas surat? Seberapa lama kalian menunggu surat ? Bisakah surat tersebut tersampai kepada ujung bumi? Apakah hati kalian tersambung kepada sang Penulis? Sebuah pertanyaan-pertanyaan adalah perenungan yang dalam. Pernahkah merasakan bahwa menunggu surat itu sama halnya menunggu chat dari sang kekasih? Tetapi ada yang lebih mengesankan daripada menunggu chat sang doi. Sebuah Buku yang berisikan kumpulan surat harapan dari sang Penulis kepada Sang Pembaca. Bagaimana surat lebih penting daripada chat basa basi yang akhirnya membawa suatu kenangan. Dari tahun ke tahun, berbalas surat tidak akan pernah terlupakan meskipun kecanggihan teknologi sudah merusak suatu surat formal ini. Dari berbagai perspektif dan sudut pandang sang penulis. Bagaimana didalam berbagai latar belakang ingin menyampaikan pesan terpenting. Bagaimana dalam latar belakang dari yang penuh sukacita, penuh harapan, hingga tersisak dan mengalami penderitaan berat. Inilah sebuah buku yang kalian akan merasakan bagaimana sang pembaca dan penulis berbalas maupun menyampaikan isi hati mereka. Begitu susah sang kurir untuk mengirim surat ini adalah tantangan tersendiri. Disini kalian akan merasakan pesan terindah, terkesan, terkesima, terdalam, dan kalian akan merasakan. Bagaimana berharganya suatu surat ini kepada sang pembaca. "Ini Bukan Novel, Namun dibalik itu ada perasaan terdalam yang ingin disampaikan dari sang penulis. Bagaimana memories/ kenangan begitu kuat, perasaan terdalam, dan setiap kalimat begitu berharga." - Nahason Bastin Penulis : Nahason Bastin , September 2020.
All Rights Reserved
#29
pembaca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE in SILENCE
  • The Blue Sweater And The Blur
  • CERPEN (END)
  • Jodoh Pilihanmu, "Dia Yang Terbaik" (TAMAT)
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Aksara Tak Bertuan
  • KETUK(ER)
  • Luka & Lara (Completed)

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines