PENUNGGU POHON TUA

PENUNGGU POHON TUA

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 25, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
"Hei nak, jangan bermain-main dibawah pohon itu nanti kamu gak bisa pulang baru tau rasa!" Tergopoh-gopoh seorang ibu yang usianya hampir setengah abad, memberi tahukan kepada bocah lelaki yang sedang bermain petak umpet di bawah pohon tua bersama dengan temannya. "Cepat sana pulang, kalau mau main terserah dimana saja asal jangan di sini" kembali sang wanita memberi tahukan sembari menunjuk tempat yang dia maksud. Ada apakah gerangan sehingga pohon yang nampak sangat tua, namun tetap berdiri kokoh dengan rimbunan dedaunan yang menutupi cabang serta ranting yang menjulang semakin tinggi tersebut? Lokasi yang berada di pinggir jalan, dengan jumlah penduduk yang lumayan ramai. Author @srihartn Terimakasih yang sudah membaca, jangan lupa untuk vote yah guyss:)
All Rights Reserved
#468
pohon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • Rumah Bercat Putih
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • Hutan Terlarang [END]
  • bisikan
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Warisan Gandari
  • My Horror •Irror•
  • PITUNG DINO [complete]

[Horor - Misteri - Umum] Story #7 Not for youtube. Dyah, Irman dan Agung. Tiga mahasiswa yang memutuskan untuk mengadakan penelitian gabungan untuk tugas akhir mereka. Mengambil topik mengenai sebuah kesenian tari yang kini sudah dianggap tidak ada, mereka pun memutuskan untuk tinggal di desa yang konon adalah tempat asal kesenian tersebut. Namun warga desa sendiri juga tampaknya tak tahu menahu tentang tari itu. Rasa penasaran yang teramat membuat tiga orang itu menggali lebih dalam. Namun apa yang mereka lakukan, justru membangkitkan sesuatu. Kini mereka dan warga desa harus bertahan hidup dari kutukan dendam masa lalu. Dan mungkin, sesuatu yang telah menghilang memang sebaiknya dibiarkan menghilang. ++SAY NO TO PLAGIARISM!!!++ *kisah ini 100% fiktif. Nama tempat dan tokoh memang di ambil dari sekitar penulis agar terasa lebih nyata. **JANGAN LUPA VOTE dan COMMENT ***Cek profil saya untuk cerita yang lain

More details
WpActionLinkContent Guidelines