Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

  • WpView
    LECTURAS 300
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadConcluida mar, ago 3, 2021
Cinta itu sederhana. Cinta itu rumit. Cinta itu tergantung apa yang ada di dalam kepalamu. Cinta itu bisa jadi apapun yang kamu mau dan apapun yang kamu tidak mau. Cinta itu sebaiknya mampu menjadi satu perkara yang bisa menyatukan dua kepala menjadi satu yang saling memahami, cinta sebaiknya mampu menjadi perantara yang bisa menyebabkan dua kepala yang berisi banyak perbedaan menjadi satu yang akan saling mengerti dan memahami satu sama lain, entah itu saling menutupi perbedaan yang ada atau mungkin saling meredam ego masing-masing, saling mengisi kekurangan dan mempersatukan segala hal yang mungkin mampu untuk disatukan. Menguatkan satu sama lain, atau mungkin bisa menjadi obat dan penawar bagi satu sama lain. Juga sebagai seseorang yang mungkin akan menemanimu melawan segala rasa takut, terutama takut akan terluka yang dalam. Cinta mungkin mampu membuatmu menjadi seseorang yang kuat dan juga rapuh dalam waktu yang sama. Cinta bisa menjadi apapun yang kamu mau dan apapun yang kamu tidak mau. Tidak percaya? "tentang cinta yang menjadi rasa takutmu; yang mengejan dalam mimpimu; yang sengit dan selalu menikammu; yang setajam kebencianku padamu; yang tlah memaksamu membunuh; yang mengejar dan terus mengikatmu:"
Todos los derechos reservados
#29
coolboys
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  •  HAZELA
  • Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat )
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Unexpected Cold Heart
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • DikaRanggi
  • RAPUH!
  • Kisah Akala
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido