LARESA[On Going]

LARESA[On Going]

  • WpView
    Reads 19,977
  • WpVote
    Votes 2,120
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 26, 2022
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Laresa Aurora Adrine Setelah luka menyiram bunganya dengan air mata, Ia menghapus darah pada wajah dengan senyumnya, Kemudian tertawa....... Dan lagi,saga kembali menyuapi clara,masih dengan wajah datarnya. "Lo baik baik aja?"tanya gema lagi seraya mengusap surai resa lembut "Yes,i'am verry fine,gue cuma masalalu jadi gak berhak untuk semuanya bukan?"balas resa mati matian menahan kristal bening yang hampir lolos "Kalo dia bahagia kenapa gue gak,bukannya keikhlasan tertinggi itu merelakan dia meraih kebahagiannya walaupun bukan bersama kita,tapi kebohongan terbesarnya adalah kata yang barusan gue ucapin" "Resa minta,seandaikan resa pergi kakak gak boleh nangis ya,kalian semua juga jangan nangis!" Sudah bisa merasakan bagaimana sakitnya mendengar pernyataan sahabat kita yang seolah ingin meninggalkan selama lamanya,seolah menyerah dan ingin pamit dan itu sangat nyata. Dia menyerah tuhan,dia lebih memilih menemuimu nanti.Gema menyerka air matanya kasar "Minum!"Titah gema dingin,ia menyodorkan obat dan juga air mineral pada resa yang langsung diterima resa "Makasih abang,muuahh"Resa mencium pipi kanan gema singkat "Ganti baju lo!"Lanjut gema memberikan paper bag berisi seragam baru yang gema beli sebelum ke uks tadi,ia juga sudah mengganti seragamnya dengan hodie hitam miliknya. "Iya"balas resa mengerucutkan bibir kemudian berusaha menuruni brankar Resa berjalan ingin menuju toilet tapi baru satu langkah tubuhnya ambruk dan kembali berdiri dengan susahnya. Elga ingin bergerak membantu tapi langsung disergah oleh gema dan membiarkannya. "Gue cuma mau bantu dia jalan"ujar elga setelah resa berhasil sampai dan memasuki toilet "Biarin dia sendiri"Datar gema melepas cekalan tangannya pada elga "Lo kenapa gem?tumben lo tega gini sama resa"Calvin menghampiri dan mengusap punggung gema pelan "Ada masalah?"Timpal algi bergabung menghampiri gema "Gue cuma gak mau terlalu sakit kalo dia beneran pergi,apa gue salah?"
All Rights Reserved
#626
sadgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Because ILY [Completed]
  • Rindu
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • ARKAN |END| Belum Revisi

Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines